Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYELENGGARAAN Asian Games 2018 akan dimulai 10 hari lagi. Namun, masih ada beberapa kendala, seperti persoalan akreditasi tanda pengenal yang diperuntukkan bagi panitia yang diperkuat oleh anggota induk cabang olahraga (cabor).
Salah satu induk cabor yang mengeluhkan molornya proses akreditasi, ialah Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). Dari keterangan yang disampaikan oleh manajer tim nasional panjat tebing Indonesia untuk Asian Games Wahyu Pristiawan, ada kesan Panitia Penyelenggara Asian Games (Inasgoc) hanya memprioritaskan akreditasi untuk ITO dan NTO.
“ITO, ialah juri dengan lisensi nasional dan terdiri dari 60 orang. Kemudian, ITO merupakan juri internasional dan juga nasional, jumlahnya 20 orang. Sementara panitia lokal ada 46. Sampai sekarang akreditasi untuk panitia lokal belum selesai, padahal mereka adalah ujung tombak dari penyelenggaraan saat pertandingan,” kata Wahyu kepada Media Indonesia, Rabu (8/8).
Selain akreditasi, yang juga belum jelas, ialah mengenai peralatan yang dibutuhkan oleh para panitia. Wahyu mengungkapkan, masih ada kebutuhan logistik untuk pihak panitia meskipun sebelumnya sudah disepakati. “Misalnya, untuk dokumentasi, butuh laptop dan kamera video. Tapi, ketika diminta yang ada hanya laptop,” imbuh Wahyu.
Untuk mengatasi masalah peralatan itu, Wahyu mengaku pihaknya sudah mengantisipasi sejak awal untuk menyediakan apa saja yang sekiranya nanti tidak dipenuhi oleh Inasgoc.
“Sekarang ini kami tidak mau lah ribut-ribut, karena yang penting penyelenggaraan sukses. Harus diakui, terkadang kesemrawutan ini kan muncul karena juga ada induk cabor yang kurang proaktif. Kami kan tanding di Palembang (Sumatera Selatan), untungnya panitia di daerah bisa memberikan bantuan jika ada yang mengalami kesulitan,” pungkas dia.
Mengenai akreditasi, Direktur Media dan PR Inasgoc Danny Buldansyah mengatakan bahwa seharusnya tidak ada kendala untuk proses akreditasi.
“Barangkali yang masih dipermasalahkan, ialah jumlah panitia lokal yang masih di atas anggaran. Pasti akreditasi bisa selesai sebelum pembukaan,” kata Danny. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved