Jadikan Target sebagai Cambuk

(Berbagai sumber/Beo/Rul/R-2)
04/8/2018 03:25
Jadikan Target sebagai Cambuk
(Ist)

BEBAN berat disandang para atlet paralayang. Pasalnya, mereka baru saja menempati peringkat pertama dunia versi World Air Sports Federation (FAI) dalam kategori ketepatan mendarat per 1 Juli 2018.
Tidak mengherankan jika mereka ditargetkan bisa menyumbang medali emas untuk kontingen Indonesia di Asian Games 2018. Tidak mudah memang. Hal itu pun tidak dimungkiri PB FASI.
Namun, mereka tidak mau menjadikan target itu sebagai beban, tetapi sebagai cambuk. Dengan penguasaan medan, mereka optimistis bisa mencapai misi tersebut. Apa dan bagaimana cara mereka untuk mencapai target tersebut, berikut petikan wawancara dengan Pelatih Kepala timnas Paralayang Gendon Subandono.

Bagaimana persiapan atlet paralayang dalam menghadapi Asian Games 2018?
Secara umum, kami sudah siap berlaga di Asian Games 2018. Di fase akhir latihan ini, kami fokus melatih penerjunan, sekaligus pemantapan di berbagai aspek agar bisa tampil sempurna saat Asian Games.

Berapa atlet yang akan diturunkan di Asian Games nanti?
Menurut rencana kita akan menurunkan delapan atlet paralayang, lima putra dan tiga putri. Adapun peserta di kategori accuracy dan cross country mencapai 90 atlet putra dari 18 negara dan 39 atlet putri dari 13 negara.

Menurut Anda, atlet dari negara mana yang akan menjadi pesaing terberat Indonesia?
Semua lawan itu berat. Itu yang pertama kita harus pahami. Namun, atlet yang paling kita waspadai datang dari Jepang, Korea Selatan, dan Thailand.

Apa kelebihan atlet kita yang dimaksimalkan?
Keunggulan kita lebih menguasai medan. Itu harus benar-benar bisa kita maksimalkan. Pasalnya, lawan memiliki keunggulan lebih dalam hal peralatan.

Bagaimana dari segi teknik?
Seperti dikatakan pelatih asing kita, Bruce Goldsmith, para pilot Indonesia sudah bagus. Meski demikian, masih banyak yang harus dibenahi jika mereka ingin meraih hasil maksimal.

Apa kelemahan mereka?
Mereka hanya kurang efisien terbangnya. Pilot seharusnya tak membuat banyak gerakan yang tak perlu saat terbang karena dapat berakibat parasut hilang ketinggian dan terpaksa mendarat. Mereka juga harus lebih cerdik dalam membaca tanda-tanda alam.

Nomor mana yang paling berpeluang menyumbang medali untuk Indonesia?
Meski kami berharap dari nomor ketepatan mendarat, saya pikir semua nomor sama peluangnya. Hanya memang nomor lomba cross country bukanlah nomor unggulan kami. Namun, atas hasil yang diraih para atlet pelatnas di test event Paralayang Asian Games 2018 cukup baik, terbukti Roni Pratama mampu meraih medali perunggu.

Harapan Anda?
Saya berharap bisa memanfaatkan medan dan status sebagai tuan rumah untuk bisa mencapai target. (Berbagai sumber/Beo/Rul/R-2)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya