Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
"SAYA ingin mencapai prestasi tertinggi karena saat meraih emas dan menjadi juara itu rasanya luar biasa." Kalimat motivasi tersebut terucap dari peboling andalan Indonesia, Ryan Lalisang, yang siap berlaga di Asian Games 2018.
Masih teringat jelas di benaknya ketika sang Saka Merah Putih dikibarkan di tiang tertinggi diiringi lagu Indonesia Raya yang menggetarkan seluruh arena Bowling Centre Doha, Qatar, pada Asian Games 2006. Kala itu, Ryan berhasil memberikan kejutan bagi Indonesia.
Ia mencetak sejarah sebagai satu-satunya peboling Indonesia yang berhasil meraih prestasi tertinggi di nomor tunggal putra. Rasa bangga, bahagia, dan terkejut bercampur jadi satu hingga menimbulkan kepuasan yang tak terkira bagi pria kelahiran Balikpapan, Kalimantan Timur, tersebut.
Ryan pun ingin kembali merasakannya saat Asian Games 2018 berlangsung di Jakarta-Palembang nanti. Usianya tak lagi muda, tetapi semangatnya tak pernah surut untuk menyumbang prestasi bagi 'Merah Putih'.
Bahkan, menurut Ryan, Asian Games kali ini menjadi momentum baginya untuk mencetak sejarah baru. Selain bertekad menyumbangkan emas di nomor beregu dan trio yang belum pernaih diraih sebelumnya, Ryan juga ingin menjadi peboling Indonesia satu-satunya yang menyumbangkan dua emas.
"Saya kan sudah berusia 38 tahun sehingga kesempatan untuk tampil di Asian Games dan belum lagi sebagai tuan rumah tentu menjadi sangat langka bagi saya," ucap Ryan.
"Otomatis saya mengingin-kan prestasi tertinggi, ya karena saya pernah mendapat emas dan rasanya enak menjadi satu-satunya peboling Indonesia yang mendapat emas di Asian Games, dan saya ingin mengubah sejarah lagi menjadi satu-satunya orang yang menyumbang dua emas untuk boling bagi Indonesia," tandas Ryan ketika dijumpai Media Indonesia di sela latihan di kawasan Ancol, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.
Niat Ryan tentu tidak main-main. Untuk mewujudkan ambisinya itu, Ryan selalu berlatih keras dengan memulai latihan fisik sejak pukul 05.30.
Bahkan, ketika libur Lebaran lalu, ayah dari Ruby Kellyn itu tetap berlatih sendiri.
"Ambisi pribadi saya di setiap Asian Games," tegas Ryan yang ingin kembali meraih emas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved