Uang Saku Atlet Pelatnas Segera Cair

Budi Ernanto
03/8/2018 02:15
Uang Saku Atlet Pelatnas Segera Cair
(Antara)

AGAR semangat bertanding terpacu, para atlet yang masuk pemusatan latihan nasional (pelatnas) akan segera mendapat uang saku sebelum pembukaan Asian Games 2018 pada 18 Agustus,

Kepastian pembayaran uang saku atlet pelatnas disampaikan chef de mission (CdM) Indonesia untuk Asian Games 2018 Komjen Pol Syafruddin di Jakarta, Kamis (2/8).

"Masalah administrasi, khususnya uang saku atlet, sudah selesai. Tinggal diterima. Nanti uang saku langsung ke rekening atlet," tutur Syafruddin seusai pertemuan dengan para pemimpin cabang olahraga di Jakarta, kemarin.

Syafruddin yang menjabat Wakil Kapolri juga menyatakan sisa anggaran untuk pelatnas yang mencapai 30% pun akan segera dicairkan.

Selain itu, Syafruddin mengatakan pengukuhan kontingen Indonesia yang berlaga pada Asian Games XVIII dilakukan di Istora, Senayan, Jakarta. Minggu (5/8) pukul 16.00 WIB. Namun, dalam acara pengukuhan kontingen tersebut tidak semua atlet bisa bergabung. Yang hadir diperkirakan sekitar 350 atlet.

Setelah pengukuhan, Presiden Joko Widodo akan melakukan pelepasan kontingan Asian Games Indonesia di Istana Negara. Namun, kepastian waktu pelepasan kontingen belum ditentunkan. "Bisa pada tanggal 6 atau 7 atau 8 Agustus," ucap Syafruddin.

Basket tanpa Filipina
Pelatih tim nasional basket putra Indonesia Fictor Gideon Roring menyatakan tidak terlalu gembira dengan absennya tim basket nasional Filipina di ajang Asian Games 2018. Padahal, tim Filipina diprediksi akan menjadi salah satu lawan berat bagi Indonesia.

Filipina tidak bisa berlaga pada perhelatan olahraga empat tahunan Asia ke-18 karena terlibat perkelahian dengan tim Australia dalam babak kualifikasi Piala Dunia Basket 2019 pada awal Juli lalu. Federasi Basket Internasional telah memberi sanksi kepada para pemain timnas Filipina.

Namun, Fictor mengatakan timnas basket Indonesia masih akan menghadapi tim tangguh lainnya, yakni Iran, Taiwan, Kazakhstan, dan India. "Filipina tim yang menarik untuk ditonton. Mereka mempunyai banyak penggemar di Indonesia. Saya rasa, tanpa Filipina, basket jadi kehilangan tontonan," kata Fictor di Jakarta, kemarin. Bagi timnas Indonesia, ketidakhadiran Filipina sebenarnya tidak terlalu memberikan keuntungan apa pun. Pasalnya Indonesia dan Filipina tidak di satu grup babak penyisihan.

Fictor pun mengatakan tim asuhannya sedang memasuki tahap persiapan akhir dan diharapkan puncak performa pemainnya terlihat di Asian Games. "Kami sudah menjalani lima try-out dan baru dua pekan lalu kembali dari Taiwan. Di sana ada kompetisi yang kami ikuti dan melawan banyak tim kuat."

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Tangerang membatalkan rencana untuk menggratiskan cabang pentatlon pada Asian Games 2018 yang digelar di wilayah Tangerang. Pihak Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) mengkhawatirkan ketertiban penonton jika pelaksanaan cabang itu digratiskan.

"Kami harus menerima keputusan itu. Namun, kami punya ketentuan untuk menggratiskan 100 penonton," kata Penjabat Bupati Tangerang Komarudin.

(SM/YH/DW/RZ/R-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya