Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AMBISI Indonesia untuk meraih 26 medali emas pada perhelatan ASEAN School Games (ASG) 2018 semakin menjadi kenyataan. Hingga penyelenggaraan hari keempat, Indonesia hanya membutuhkan dua emas lagi untuk memenuhi target tersebut.
Seperti dilaporkan wartawan Media Indonesia Satria Sakti Utama dari Malaysia, kemarin, pada hari terakhir (Rabu, 25/7) Indonesia masih menyimpan banyak potensi emas tambahan hampir di semua cabang olahraga yang masih akan dimainkan.
Renang jadi cabang yang memiliki kans menyumbang banyak emas tambahan. Begitu juga bulu tangkis, squash, sepak takraw, serta bola voli.
Indonesia menambah 5 medali emas, 10 perak, dan 2 perunggu, kemarin. Renang menyumbang tiga emas berkat usaha Farrel Tangkas di nomor 100 meter gaya punggung, Adinda Larasati pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu, dan terakhir Azzahra Permatahani yang menjadi yang terbaik di nomor 200 meter gaya ganti.
Sisa dua medali emas lainnya disumbangkan cabang atletik melalui nomor lempar lembing putra atas nama Egi Patli Pranata serta nomor lompat galah oleh Idan Fauzan.
Nama terakhir bahkan memecahkan tiga rekor yakni rekornas senior, rekornas junior, dan rekor ASG dengan lompatan setinggi 5,3 meter. Hebatnya, ketiga rekor yang dipecahkan Idan atas namanya sendiri.
Atlet asal Bogor itu menyebut keberhasilannya kali ini sebagai balas dendam atas kegagalannya berangkat pada kejuaraan dunia di Finlandia karena masalah teknis. “Ini balas dendam saya karena gagal ke kejuaraan dunia,” kata Idan.
Manajer tim Suryo Agung mengaku senang timnya mampu melebihi target di penyelenggaraan hari terakhir atletik. Atletik ditargetkan meraih lima emas, tapi sukses merengkuh delapan emas.
“Sejak awal target terpenuhi, malah kita melebihi tiga emas dan sukses mengawinkan dua medali emas di nomor galah. Jadi saya bangga,” ujarnya di Stadion Mini Bukit Jalil.
Hingga kini, kontingen ‘Merah Putih’ berada di posisi kedua dengan raihan 24 emas, 28 perak, dan 25 perunggu.
Malaysia tetap kukuh di posisi teratas dengan 30 emas, 26 perak, dan 25 perunggu. Thailand ada di posisi ketiga dengan 15 emas, 18 perak, dan 26 perunggu. (Sat/R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved