Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
FORMULA 1 (F1) memutuskan untuk tidak menggelar GP Miami pada tahun depan. Artinya, ada kemungkinan pada musim 2019 hanya 20 balapan yang digelar. GP Jerman diperkirakan tidak akan masuk kalender F1 pada musim 2019.
Direktur Komersial F1 Sean Bratches mengatakan bahwa GP Miami akan diadakan pada 2020. Keputusan itu diambil setelah terjadi negosisasi yang sulit antara pihak penyelenggara balapan dengan otoritas Miami. Sementara GP Jerman, belum ada penjelasan lebih lanjut dari F1.
“Kami selalu katakan bahwa tidak ingin ambil risiko jika ingin menggelar balapan di Miami dan untuk masyarakat di kota tersebut. Kami berkomitmen untuk ekspansi di Amerika Serikat dan Miami khususnya dan menantikan para penggemarnya,” kata Bratches, Selasa (24/7).
Untuk kepastiannya, F1 berencana untuk mengumumkan kalender musim 2019 pada akhir Agustus atau tepatnya sebelum GP Belgia. Bratches juga mengatakan pihaknya sangat ingin Jerman tetap menjadi penyelenggara. Apalagi negara tersebut merupakan markas dari Mercedes dan kampung halaman Sebastian Vettel, pembalap Ferarri.
"Kami masih berminat dengan Jerman," kata Bratches. "Ada tiga dari 21 negara yang pemerintahnya tidak mendukung GP F1, yaitu Austria, Inggris, dan Jerman. Jadi kami berusaha mencari jalan yang terbaik,” imbuh dia.
Adapun untuk tahun ini, terdapat 21 balapan yang dimulai di Australia pada akhir Maret kemarin dan akan berakhir Abu Dhabi pada akhir November. (SkySports/Ant/OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved