Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Bulutangkis Beregu Putri menyumbang emas ke-10 bagi Indonesia di ajang ASEAN School Games (ASG) 2018 Malaysia pada Senin (23/7) siang. Pada partai final di Juara Stadium Kuala Lumpur, Indonesia sukses mengalahkan tim Thailand dengan skor ketat 3-2.
Indonesia sempat tertatih di awal pertandingan ini setelah kehilangan dua gim. Tunggal putri Eprilia Mega dan Aisah Galuh Maheswari harus menelan pil pahit dikalahkan lawan-lawannya. Eprilia menyerah ditangan tunggal putri Atitaya Povanon dengan tiga set 18-21, 21-19, 21-8. Sedangkan, Aisah harus mengakui keunggulan Somm Sawangsri.
Titik balik kebangkitan Indonesia terjadi di laga ketiga. Indonesia yang diwakili tunggal putri Melsya Nur Fitriani sukses memperkecil ketertinggalan atas Thailand menjadi 1-2. Melsya harus berjuang melalui pertarungan tiga set melawan Thiptida Khongson (21-11, 11-21, 15-21) sebelum keluar sebagai pemenang.
Indonesia menguasai gim selanjutnya karena memainkan dua laga ganda putri. Pada nomor ini, Indonesia memang membuktikan diri jauh lebih unggul dari Thailand. Pasangan Aldira Rizky-Ayu Gary Luna serta Melani Mamahit-Putri Larasati pun sukses meraih kemenangan mudah dua set langsung sekaligus menutup pertarungan dengan kedudukan 3-2.
Melsya mengaku senang dapat membantu timnya meraih kemenangan. Ia pun tak menampik pertandingan yang dijalani sangat sulit karena memikul beban berat.
"Ini semua karena motivasi semangat dari pelatih dan kawan-kawan. Set pertama cukup mudah tapi selanjutnya sangat sulit. Cukup terbebani juga karena pertandingan saya menjadi penentu," kata atlet 18 tahun.
Kesuksesan tim beregu putri ini sedikit banyak menambal kegagalan tim beregu putra Indonesia yang dipaksa kalah tipis dari tuan rumah Malaysia pada partai final.
"Kami memang menargetkan satu emas di nomor beregu dan sukses diraih tim putri. Namun, tim putra gagal padahal punya kesempatan menang. Tapi tidak apa-apa saya tetap merasa bangga karena mereka telah berusaha," kata Manajer Tim Bulutangkis Luluk Hadiyanto di kesempatan yang sama.
Luluk menambahkan bahwa timnya masih menargetkan satu emas lainnya agar memenuhi target. Nomor ganda putri, ganda campuran, dan tunggal putra diharapkan dapat menelurkan medali-medali yang lain. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved