Pesta Olahraga Pelajar se-ASEAN Dibuka

Satria Sakti Utama
20/7/2018 19:44
Pesta Olahraga Pelajar se-ASEAN Dibuka
(MI/Satria Sakti)

ASEAN School Games (ASG) 2018 yang merupakan pesta olahraga pelajar se-Asia Tenggara resmi dibuka di aula Universitas Teknologi MARA (UiTM), Jumat (20/7). Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Malaysia Maszlee bin Malik, Presiden Dewan Olahraga Pelajar ASEAN Hajah Romaizah binti Haji Mohd Salleh, dan Ketua Komite Pelaksana ASG 2018 Datuk Amin bin Senin.

ASG yang dipusatkan di Malaysia kali ini merupakan perhelatan ke-10 sejak pertama kali digelar pada 2009 silam. ASG 2018 diikuti 1.131 atlet dari 10 negara dengan 10 cabang olahraga berbeda pula. Ajang ini pun akan memperebutkan 122 medali emas.

Maszlee dalam sambutannya ingin ajang tahunan ini dapat menjadi wadah persatuan antar pelajar negara-negara di ASEAN. Lebih lanjut, ia juga berharap ASG dapat menjadi pijakan awal olahragawan pelajar untuk dapat meraih prestasi di tingkat dunia. Bahkan Maszlee sempat mengutip nama pebulu tangkis Jonathan Cristie sebagai salah satu produk berhasil dari ajang ASG.

"Nelson Mandela pernah berkata bahwa olahraga dapat menjadi pemersatu. Tapi tentu kami berharap ASG menjadi awal bagi pelajar kita mencapai prestasi tertinggi. Dan saya meminta ajang ini terus digelar," ucapnya.

Indonesia mengirimkan 158 atlet untuk bersaing dalam delapan dari 10 cabang olahraga, kecuali tenis meja dan net ball. Kontingen yang dipimpin oleh Chief de Missions (CdM) Bambang Siswanto ini menargetkan 26 medali emas untuk finis minimal di peringkat kedua.

Deputi IV bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana berharap kontingen Indonesia dapat menjadi juara umum. Ia juga berharap ASG 2018 menjadi modal yang baik sebelum bersiap menyambut perhelatan di rumah sendiri, yakni di kota Semarang tahun depan.

"Kami ingin prestasi terbaik sebelum menjadi tuan rumah tahun depan. Kami akui persiapan memang singkat, hanya dua pekan saja. Tapi semua atlet telah siap dan berpotensi dapat meraih banyak gelar khususnya renang," kata Mulyana yang turut hadir di kesempatan yang sama.

Renang memang menjadi cabor andalan bagi kontingen Indonesia selama ini. Tahun lalu, 20 dari 23 medali emas Indonesia di ajang APG 2017 Singapura disumbangkan cabor renang.

Di sisi lain, cabor bulutangkis yang dipimpin manajer Luluk hadiyanto berharap meraup satu atau dua medali emas tahun ini.

"Kita turunkan lapis kedua karena yang lapis pertama turun di kejuaraan Asia. Tapi kita optimis dengan meraih satu atau dua medali emas tahun ini," jelas Luluk yang ditemui terpisah. (OL-7)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya