Bintang Baru Catur Dunia dari Indonesia

Nurul Fadillah
17/7/2018 20:23
Bintang Baru Catur Dunia dari Indonesia
(Ist)

DUNIA catur Indonesia kedatangan bintang baru dan berbakat yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Adalah Samantha Edithso, pecatur cilik berusia 8 tahun yang mengumandangkan Lagu Indonesia Raya pada ajang FIDE World Championship 2018 U-10 di Minsk, Belarusia, akhir Juni lalu.

Pada Fide World Cadets Rapid & Blitz Chess Championship yang diikuti, Samantha tampil sempurna dengan tanpa satu pun kekalahan di sembilan babak. Delapan kemenangan dan satu imbang membuatnya meraih poin tertinggi, yakni 8.5 poin dan berhak menyandang status Juara Dunia.

Ia hampir menyapu bersih seluruh pertandingan jika saja mampu mengalahkan pecatur Uzbekistan, Afruza Khamdanova di pertandingan ketiga yang hanya hanya meraih hasil remis atau imbang. Meski imbang, hasil ini tetap membanggakan.

Pasalnya, Afruza memiliki gelar WCM dan merupakan juara FIDE World School Chess Championship 2017.

Prestasi Samantha kali ini ternyata bukanlah yang pertama. Diusianya yang terbilang masih sangat belia, Samantha telah menjuarai beberapa kompetisi dunia, seperti Asian School Championship G-17 Blitz 2017 dan Asian Youth Championship G-10 Blitz & Rapid 2018.

Pecatur kelahiran 2008 tersebut juga merupakan atlet catur nomor satu di dunia untuk kelompok umur U-10 berdasarkan Elo Rating

Selanjutnya, Samantha akan kembali memulai perburuan gelar di kompetisi catur Eastern Asian Youth 2018 di Shanghai pada 1-10 Agustus mendatang. Tak tanggung-tanggung, pecatur asal Kota Kembang, Bandung tersebut akan bertanding di kategori usia 12 tahun.

Ketua Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi), Utut Adianto mengatakan, Samantha juga akan memperkuat tim beregu Indonesia di ajang Olimpiade Catur 2018 yang berlangsung di Batumi, Georgia pada 23 September - 7 Oktober mendatang.

"Meskipun usianya masih muda, Samantha akan bergabung dalam tim Indonesia yang turun di Olimpiade Catur yang levelnya sudah senior. Dia berpotensi bakal jadi bintang besar dan kita gembira akan hal itu tetapi untuk menjadikannya bintang itu engga mudah, kita membutuhkan biaya besar dan orangnya, keluarganya, pelatihnya harus cocok, metode pelatihannya juga, untuk saat ini, dia sudah bergabung di tim nasional catur senior," pungkas Utut ketika dihubungi Media Indonesia. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya