PEMEGANG dua gelar juara dunia Formula 1, Lewis Hamilton, sukses memperlebar selisih poin kepemimpinannya di klasemen pembalap F1 musim ini dengan menjuarai seri keempat balap mobil “jet darat†itu di Sirkuir Internasional Bahrain, Minggu (19/4) malam waktu setempat.
Ini menjadi kemenangan ketiga Hamilton musim ini dari empat balapan yang telah dilakoni.
Pembalap Mercedes itu kini makin kokok di puncak klasemen dengan raihan 93 poin atau unggul 27 poin dari rekan satu timnya, Nico Rosberg, yang berada di peringkat kedua.
Hamilton menyelesaikan 57 putaran lomba di Bahrain dengan catatan waktu 1 jam 35 menit 5,869 detik. Ia unggul 3,3 detik dari pembalap Ferrari, Kimi Raikkonen di peringkat kedua sedang peringkat ketiga menjadi milik Rosberg.
“Sangat menyenangkan bisa kembali bersaing dengan Ferrari, tapi kami saat ini kami menunjukkan bahwa Mercedes masih yang terbaik. Kami berusaha sekuat tenaga untuk menjaga momentum ini tapi saya lihat mereka juga berusaha lebih keras lagi untuk bisa mendekati kami,†kata Hamilton saat sesi konferensi pers.
Hamilton yang memulai balapan dari posisi terdepan, tak banyak mendapatkan perlawanan yang berarti dari pembalap lainnya. Selepas tikungan pertama, Hamilton pun sudah tidak lagi terkejar. Persaimgan sengit justru terjadi di perebutan tempat kedua antara Rosberg dan Raikkonen.
Sengitnya persiangan kedua pembalap membuat Raikkonen baru memastikan tempat kedua pada putaran terakhir.
Walau terlihat mulus memenangi lomba, mobil yang dikendaraii Hamilton bukan tanpa masalah, persoalan rem sempat membuat Hamilton sedikit terlambat mengerem di ngaris finish. Persoalan serupa juga menimpa Rosberg, Namun, untungnya persoalan tersebut tidak membuat keduanya gagal menyyentuh garis finish.
“Penggunaan rem dengan kabel mengalami masalah yang membuat sistem pengereman menjadi lebih panas sehingga pembalap harus segera merubahnya dengan sistem konvensional. Ini hanya masalah setelan mobil yang harus kami selesaikan. Kami tahu banyak pengorbanan yang kami lakukan untuk membuat mobil ini lebih kencang,†kata bos Mercede, Toto Wolff.
Bagi Raikkonen, podium di Bahrain merupakan yang pertama musim ini. Keberhasilan Raikkonen membuat Ferrari menjadi ancaman serius bagi Mercedes mempertahankan gelar juara dunia kategori pembalap dan konstruktor musim ini. Ia juga berhasil keluar dari baying-bayang rekan satu timnya, Sebastian Vettel yang menjuarai GP Malaysia.
Strategi mengganti ban dengan permukaan medium yang dilakukan Ferrari terhadap Raikkonen saat masuk pit-stop untuk kedua kalinya berbuah manis di Bahrain. Raikkonen dapat membalap lebih lama dengan mempertahankan umur ban lebih panjang. Hasilnya ia mampu menempel Risberg dan mendapat momen yang tepat untuk berada di belakang Hamilton yang memimpin lomba,
“Biasaanya siapapun pembalap tidak akan senang dengan hanya berada di peringkat kedua saat balapan. Tapi ini hasil yang bagus setelah sejumlah permulaan yang buruk di awal musim Saya sedikit puas dengan hasil ini. Tapi yang pasti kami mencoba untuk mendapat hasil yang lebih baik,†tandas Raikkonen. (autosport/crash.net/Q-1)