Ganda putra terkuat Indonesia saat ini, Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan melangkah mulus ke semifinal turnamen bulutangkis Singapura Open Super Series 2015. Di perempat final kemarin, Ahsan/Hendra tanapa bantyak kesulitan menundukkan ganda Indonesia lainnya Wahyu Nayaka Arya/Ade Yusuf dua gim langusng 21-12, 21-16 dalam waktu 26 menit.
Di babak empat besar, Ahsan/Hendra yang merupakan unggulan keenam akan menghadapi Fu Haifeng/Zhang Nan. Unggulan kelima asal Tiongkok tersebut lolos ke semifinal setelah menundukkan ganda Taiwan Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin dalam pertarungan rubber gim dengan skor 21-16, 21-23, 21-15.
Bagi Ahsan/Hendra lolos ke semifinal makin mendekati harapan untuk merebut gelar juara yang kedua tahun ini. Sebelumnya, Ahsan/Hendra berjaya di Malaysia Open 2015 dengan menjadi kampiun.
Menghadapi Fu/Zhang, bukan kali pertama bagi Ahsan/Hendra. Kedua pasangan telah empat kali bertemu dan sama-sama meraih dua kemenangan.
Menghadapi pertemuan kelima kali ini, Hendra/Ahsan mengaku sudah siap. Sudah sama-sama hapal pola permainan, dikatakan Hendra, menjadi bekal untuk pertemuan mereka nanti.
"Kami sudah empat kali bertemu jadi sudah sama-sama tahu permainan masing-masing," kata Hendra.
Untuk memenangkan laga, Ahsan menilai peluang mereka sama besar. "Yang penting main lebih sabar saja lawan mereka," kata Ahsan seperti dikutip badiminton.org.
Di nomor ganda putri, satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa Pia Zebadiah Bernadeth/Rizki Amelia Pradipta akhirnya tersingkir. Menghadapi unggulan enam asal Tiongkok, Ou Dongni/Xiaohan Yua, Pia/Rizki tidak mampu berbuat banyak dan menyerah 10-21, 15-21. (Wdo)