Indonesia tanpa Gelar di Malaysia Open

Nurul Fadillah
30/6/2018 21:45
Indonesia tanpa Gelar di Malaysia Open
(ANTARA )

TIM bulu tangkis Indonesia akhirnya pulang tanpa gelar di ajang Malaysia Open 2018. Dua wakil Merah Putih yang tersisa, yakni ganda putri Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris dan tunggal putra nonpelatnas Tommy Sugiharto terpaksa mengakhiri perjalanan mereka di semifinal yang berlangsung Sabtu (30/6) di Axiata Arena.

Pada babak empat besar tersebut, Rizki/Della harus mengakui keunggulan Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. Peraih emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 asal Jepang tersebut membuat Rizki/Della tak berkutik dengan permainan dua gim langsung yang berakhir dengan skor 9-21, 9-21.

Ini merupakan kekalahan kedua Rizki/Della dalam dua pertemuan. Sebelumnya, Matsumoto/Takahashi juga mengalahkan unggulan kedelapan tersebut dengan skor 12-21, 14-21 di All England 2018.

Pada laga kali ini pun, Rizki/Della tak dapat mengembangkan permainan mereka. Sejak awal pertandingan langkah mereka kerap dikunci oleh pasangan rangking empat dunia tersebut.

"Memang kami belum bisa mengatasi mereka. Mereka seperti sudah menebak semua permainan kami, mainnya lebih pintar, lincah, dan bisa memprediksi pengembalian kami," kata Rizki.

Della menambahkan, sejatinya ia dan Rizki sudah mencoba mengubah pola permainan. Sayangnya, kemampuan wakil Negeri Sakura yang rapat membuat mereka kembali tertinggal.

"Sebetulnya kami sudah coba untuk mengubah pola main, tetapi mereka ubah lagi, kembalikan ke pola mereka lagi. Pasangan Jepang ini selain berpengalaman, skill-nya komplet, defense rapat, serangan bagus. Menang dari mereka memang sulit sekali," imbuh Della.

Sementara itu, wakil tunggal putra Tommy juga terhenti di babak semifinal setelah dikalahkan Lee Chong Wei dengan skor 18-21, 15-21. Kekalahan ini sekaligus memperpanjang tren negatif Tommy yang kini telah kalah dalam 17 pertemuan melawan wakil Malaysia itu.

"Semua pemain yang melawan Chong Wei pasti merasakan hal yang sama dengan saya. Walaupun dia tidak muda lagi, tetepi speed dan powernya masih bagus, dia juga percaya diri, bahkan mengimbangi pemain muda,"ujar Tommy.

"Regenerasi memang menurun dengan masih adanya Lin Dan dan Lee Chong Wei. Hingga saat ini, Chong Wei masih menjadi salah satu kiblat tunggal putra," pungkasnya.

Di sisi lain, di babak final, Matsumoto/Takahashi telah ditunggu unggulan satu asal Tiongkok Chen Qingchen/Jia Yifan. Adapun Chong Wei akan berhadapan dengan pemain Jepang, Kento Momota. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya