Sosialisasi hingga Kota dan Kabupaten

Budi Ernanto
26/6/2018 19:48
Sosialisasi hingga Kota dan Kabupaten
(MI/Susanto)

PERHELATAN olahraga se-Asia ke-18 yang digelar di Jakarta-Palembang tinggal 53 hari lagi. Namun, gaung Asian Games 2018 masih kurang terasa dan kalah populer jika dibandingkan dengan ajang Piala Dunia 2018.    

Sebagai tuan rumah Asian Games 2018, Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) dan DKI Jakarta terus berupaya menggemakan perhelatan olahraga tersebut,     

Gubernur Sumsel Alex Noer­din mengatakan pihaknya terus menggaungkan Asian Games 2018 ke seluruh kota dan kota yang berada di wilayah Provinsi Sumsel.

“Saya secara kontinu menyosialisasikan Asian Games 2018, bukan hanya di Palembang, melainkan hingga ke kabupaten dan kota di wilayah Sumsel,” kata Alex di Palembang, Selasa (26/6).

“Ini tidak lain agar masyarakat Sumsel tahu betapa besarnya ajang olahraga ini (Asian Games 2018) dan bangganya kami sebagai warga Sumsel,” ujar Alex.

Alex memaparkan sosialisasi Asian Games 2018 dise­barkan ke semua kalangan, mulai masyarakat umum, asosiasi berbagai profesi, hingga komunitas.

Menurut Alex, masyarakat harus memanfaatkan momen Asian Games 2018 sebaik-baiknya karena kesempatan serupa belum tentu diperoleh kembali.

“Asian Games pertama di Indonesia digelar 1962, kemudian ada lagi pada 2018. Artinya Asian Games itu hanya sekali seumur hidup. Jadi, sayang jika kita tidak memanfaatkan momen ini dengan menjadi tuan rumah yang baik,” kata dia.
Dia melanjutkan bahwa masyarakat harus diberi pemahaman bahwa Asian Games 2018 menjadi pintu pembuka memperkenalkan Palembang ke dunia internasional, termasuk untuk akan menarik para investor mancanegara.
   
Tiket Rp30 ribu
Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) terus menyosialisasikan ketentuan pembelian tiket untuk menyaksikan pertandingan olah­raga terbesar se-Asia itu pada 18 Agustus-2 September.

Wakil Direktur Promosi Look of the Game and City Beautification Inasgoc Nirmala Dewi mengatakan pihak  panitia telah memutuskan harga tiket dipatok Rp30 ribu-Rp100 ribu,

“Saat ini sedang digencarkan sosialisasi ke masyarakat mengenai adanya keharusan membeli tiket karena jika merujuk ke pertandingan SEA Games 2011 di Palembang, hal ini tidak diberlakukan,” kata Nirmala di Palembang pada Senin (25/6).

Dia mengatakan masyarakat harus paham bahwa ajang Asian Games 2018 yang satu kasta di bawah Olimpiade  memiliki kelas berbeda jika dibandingkan dengan SEA Games 2011, Tiket pertandingan Asian Games 2018 mulai dijual pada 30 Juni 2018 melalui situs resmi, yakni https://asiangames2018.id.

Terkait dengan harga tiket yang berbeda dengan SEA Games 2011, Nirmala mengatakan, ”Atlet-atlet yang bertanding nanti tentu atlet-atlet terbaik di kawasan Asia. Ada dari negara-negara yang saat ini merajai olahraga dunia seperti Tiongkok, Jepang, dan Korea.”
“Tiket yang dijual berbentuk e-voucher yang dilengkapi dengan QR code yang nantinya bakal ditukar dengan tiket fisik,” ujar Nirmala.

Asian Games 2018 akan digelar di Jakarta dan Palembang. Khusus di Palembang, akan dipertandingkan 11 cabang olahraga. (Ant/R-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya