Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA campuran andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, berhasil melaju tanpa hambatan ke babak kedua Malaysia Terbuka 2018.
Berhadapan dengan wakil Taiwan, Liao Min Chun/Chen Hsiao Huan di babak pertama yang berlangsung Selasa (26/6), Tontowi/Liliyana menang mudah dengan skor 21-18, 21-11.
Meskipun menang straight game, Tontowi/Liliyana merasa masih menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan.
"Kami sudah lama tidak bertanding di stadion ini, jadi kami banyak menyesuaikan diri dengan kondisi arena pertandingan. Termasuk soal angin yang lumayan kencang, bagaimana cara mainnya, karena beda sekali mainnya kalau ada faktor kalah atau menang angin," kata Liliyana.
Selain Tontowi/Liliyana, Ronald Alexander/Annisa Saufika juga berhasil melaju ke babak kedua setelah menaklukkan Ronan Labar/Audrey Fontaine (Prancis), 21-7, 18-21, 21-11. Sayangnya, langkah kedua ganda tersebut gagal diikuti oleh pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.
Mereka tak dapat melewati rintangan pertama di turnamen level World Tour Super 750 tersebut karena dikalahkan Chris Adcock/Gabrielle Adcock (Inggris), lewat pertandingan tiga game dengan skor akhir 21-14, 17-21, 18-21.
"Kami sudah lama tidak bertanding, sekitar dua bulan. Jadi seperti belum dapet lagi feel nya. Tadi sering agak kurang yakin," kata Praveen setelah pertandingan.
"Kalau soal teknik sih kami rasa cukup imbang, tapi kami masih sering buat kesalahan di poin-poin akhir. Finishing nya kurang baik, banyak mati sendiri," sambung Melati.
Sebelumnya, di nomor tunggal putri, Dinar Dyah Ayustine belum mampu mengatasi permainan pemain Jepang , Akane Yamaguchi. Pada pertemuan perdana keduanya di hari yang sama, Dinar harus mengakui keunggulan Akane dalam tiga gim pertandingan dengan skor 21-17, 12-21, 13-21.
Menurut Dinar, serangan-serangan Yamaguchi yang mematikan ditambah sering melakukan kesalahan sendiri menjadi sumber poin bagi unggulan kedua tersebut.
"Pukulan-pukulan Akane kadang tak bisa diduga, saya kurang antisipasi dan banyak mati langkah. Dia sering mengubah tempo permainan, kadang sedang reli, tiba-tiba serangannya sulit untuk dijangkau," komentar Dinar soal pertandingan.
Dengan kekalahan Dinar, maka sektor tunggal putri menyisakan dua wakil yaitu Fitriani dan Gregoria Mariska Tunjung. Keduanya baru akan bertanding Rabu (27/2). (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved