Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN petenis nomor satu dunia Novak Djokovic gagal meng-akhiri puasa gelar pascacedera siku. Semula petenis asal Serbia itu berharap meraih gelar di turnamen Queen’s Club Championship 2018.
Pada babak final yang berlangsung di London, Inggris, Minggu (24/6), peraih 12 gelar grand slam tersebut gagal merealisasikan impiannya setelah ditaklukkan petenis Kroasia, Marin Cilic, dengan skor 5-7, 7-6 (4), dan 6-3.
Namun, dengan capaiannya menjadi runner-up di Queen’s Club, Djokovic yang semula ada di peringkat ke-22 kini ada di peringkat ke-17 dunia. Jika dibandingkan dengan Mei 2017 bersamaan dengan cedera siku, prestasi Djokovic telah meningkat.
Dengan belum kembalinya ke performa terbaiknya, petenis berusia 31 tahun tersebut bersikap realistis dalam menghadapi turnamen grand slam lapangan rumput Wimbledon 2018.
“Saya tidak akan mengatakan saya jadi pesaing, untuk meraih trofi atau sesuatu seperti itu,” ujar pemegang tiga gelar juara Wimbledon 2011, 2014, dan 2015.
“Saya harus menjaga ekspektasi saya dari level terendah karena hasil saya tahun lalu. Namun, saya benar-benar senang bisa bermain dengan cara seperti ini untuk Wimbledon,” tambah Djokovic.
Nasib kurang mulus dialami petenis nomor dua dunia, Roger Federer. Petenis asal Swiss tersebut gagal merebut trofi juara setelah ditundukkan Borna Coric dari Kroasia dengan 6-7, 6-3, 2-6 pada babak final Gerry Weber Terbuka 2018 di Halle, Jerman, Minggu (24/6).
Kekalahan itu membuat Federer tetap berada di nomor kedua, kemarin. Padahal, setelah menjuarai turnamen Piala Stuttgart 2018, dia sempat bertengger di posisi puncak dengan menggeser Nadal.
Namun, pada turnamen lapang-an rumput Wimbledon 2018, Federer yang telah mengoleksi delapan gelar juara tetap menjadi unggulan pertama.
Kegagalan Federer meraih gelar ke-10 di turnamen lapangan rumput tak lantas membuatnya putus asa menatap gelar kesembilan di Wimbledon kendati petenis berusia 36 tahun tersebut mengakui beban di pundaknya tidak enteng sebagai sang juara bertahan.
Sebaliknya, dengan menjadi unggulan kedua di Wimbledon 2018, Nadal mengaku siap. “Saya pasti akan tiba di Wimbledon dengan sedikit persiapan, tetapi saya akan maju dengan rasa percaya diri yang tinggi,” kata pemegang dua gelar Wimbledon tersebut. (AFP/Rul/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved