Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA atlet pelatnas soft tenis sepertinya tidak bisa berlama-lama menikmati libur Lebaran. Pasalnya mereka harus kembali menjalani pemusatan latihan di Incheon, Korea Selatan.
Sepuluh atlet pelatnas soft tenis yang diproyeksikan membela 'Merah Putih' di Asian Games 2018 akan berada di Incheon hingga awal bulan depan. Selama berlatih di 'Negeri Ginseng' tersebut teknik dan kemampuan mereka meningkat.
"Mereka telah menyelesaikan tahap uji coba dalam rangka persiapan Asian Games 2018. Saat ini, mereka menjalani training camp selama dua pekan di Incheon," ucap Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Soft Tenis Seluruh Indonesia (PP Pesti) Martuama Saragi dalam siaran persnya, kemarin.
Sebelum berangkat ke Incheon, skuat 'Merah Putih' telah melakukan sejumlah uji coba pada beberapa turnamen internasional, seperti di Nakhon Ratchasima, Thailand, Hiroshima, Jepang, Frankfurt, Jerman, dan Pattaya, Thailand, serta test event di Palembang.
Prima Simpatiaji dan Elbert Sie bergantian mendulang emas nomor tunggal putra, sementara Irfandi Hendrawan konsisten di posisi kedua. Di sektor putri, Dede Tari Kusrini dan Voni Darlina juga beberapa kali sukses naik podium juara.
"Prima dan kawan-kawan akan berlatih bersama tim nasional Korea Selatan dengan dua tujuan, yakni untuk memperdalam teknik permainan sekaligus menjadi kesempatan untuk mengukur kekuatan lawan," ujar pria yang juga Wakil Presiden Federasi Soft Tenis Asia (ASTF) itu.
Korea Selatan merupakan salah satu raksasa soft tenis di Asia. Mereka telah mendulang 23 medali emas dari cabang yang mulai dipertandingkan secara resmi sejak Asian Games 1994 itu.
PP Pesti menargetkan 1 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu di Asian Games 2018. Pada Asia Games Korea, empat tahun silam soft tenis berhasil menyumbang satu medali perak dari nomor tunggal putra atas nama Edi Kusdaryanto serta satu perunggu dari ganda campuran, pasangan Prima Simpatiaji dan Maya Rosa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved