Para Atlet sudah Siap Tempur

Nurul Fadillah
18/6/2018 01:00
Para Atlet sudah Siap Tempur
( MI/ ADAM DWI)

WAKTU pelaksanaan Asian Games 2018 tinggal sekitar dua bulan lagi. Karena itu, tidak ada alasan bagi para atlet pelatnas untuk tidak siap bertan­ding pada multiajang tersebut.

Hal itu diungkapkan Chef de Mission Asian Games 2018, Wakapolri Komjen Syafruddin. Menurutnya, persiapan kontingen Indonesia untuk menghadapi pesta olahraga negara-negara Asia itu sudah 99%.

Saat ini semua cabang sudah menentukan nama-nama atlet yang akan diturunkan. Mereka berjumlah 1.300 atlet.

“Tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, semua cabang sudah mengisi entry by name yang nantinya akan diserahkan ke OCA (Dewan Olimpiade Asia). Dari 1.300 atlet, ada sekitar 12 orang yang belum lengkap administrasinya tetapi saya yakin, Senin (18/6) sudah masuk semua,” ujar Syafruddin di Jakarta, kemarin.

“Untuk kondisi kesehatan atlet saat ini enggak ada laporan yang menonjol. Khusus bulu tangkis masih uji coba sebagian, tetapi 1 Juli ada uji coba di Jakarta, tepatnya di Indonesia Open yang sekaligus uji coba arena di Istora Senayan,” lanjutnya.

Terkait dengan arena, ia juga memastikan tak ada yang perlu dikhawatirkan. Menurutnya, sesuai dengan janji dan kesepakatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat beserta Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc), arena utama semua akan tuntas pada Minggu pertama Juli.

“Jadi, venue-venue baru yang ada di Jakabaring, Ancol, velodrom, dan sebagainya itu minggu ketiga Juni, minimal venue utama sudah tuntas dan minggu pertama Juli maksimal karena masih ada penyempurnaan mungkin dari fasilitas di sekitar venue. Kemudian, minggu kedua venue utama sudah bisa dicoba, walaupun tetap akan ada ketentuan  dari OCA,” pungkasnya.

Cari kelemahan
Tim bridge Indonesia terus mematangkan persiapan menjelang  Asian Games 2018. Sebanyak 24 atlet dengan didampingi 6 ofisial bertolak ke Eropa dan Amerika Serikat untuk menjalani pemusatan latihan hingga sepekan menjelang Asian Games yang bergulir pada 18 Agustus-2 September.

Ketua Umum, Pengurus Besar, Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB Gabsi), Ekawahyu Kasih, mengatakan tujuan tim menjalani uji coba dan latih tanding ialah mencari kelemahan para atlet.

“Setiap uji tanding itu sasaran kita adalah mencari kelemahan masing-masing atlet agar bisa dibenahi karena di bridge itu bukan siapa yang paling pintar yang menentukan juara, tetapi siapa yang paling sedikit berbuat kesalahan. Karena itu, kita berharap di Asian Games nanti kelemahan bisa dikurangi dan kesalahan bisa diminimalkan,” tegas Eka di Gedung PTIK, Jakarta, Minggu (17/6).

Tim dijadwalkan mengikuti Bulgaria Bridge Festival 2018 yang berlangsung pada 17 Juni-1 Juli. Setelah itu, mereka berpindah ke Nashville, Amerika Serikat.

“Puncaknya nanti mereka akan mengikuti turnamen bintang 5, Summer NABC yang akan berlangsung di Atlanta pada 25 Juli hingga 5 Agustus, sebelum kembali ke Jakarta pada 6 Agustus dan tiba sehari kemudian,” jelas Eka. (R-3)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya