Icuk Harap Tommy Bisa Perkuat Tim Piala Sudirman

Maggie N M
18/3/2015 00:00
Icuk Harap Tommy Bisa Perkuat Tim Piala Sudirman
(AFP)
SETELAH keluar dari pemusatan latihan nasional bulu tangkis, pemain tunggal putra Tommy Sugiarto kembali dilatih ayahnya yang merupakan legenda bulu tangkis, Icuk Sugiarto. Icuk berharap, Tommy bisa memperkuat tim Indonesia untuk Piala Sudirman meski tidak lagi berlatih di pelatnas. Piala Sudirman adalah ajang beregu yang kali ini akan dihelat di Dongguan, Tiongkok, pada 10-17 Mei. Saat ini, Tommy masih merupakan tunggal putra terbaik Indonesia di kelas senior. Sempat bertengger di peringkat tiga dunia dan lama bertahan sebagai peringkat lima dunia, ia kini menempati posisi kesepuluh.

''Saya harap PP PBSI masih memperlakukan Tommy sebagaimana saat ia di pelatnas. Kalau dia layak dimasukkan tim, harus masuk tim untuk membela Merah-Putih,'' kata Icuk di Jakarta, Rabu (18/3). Meski tampil buruk pada All England awal bulan ini, Icuk masih optimistis anaknya bisa meningkat lebih baik. Pasalnya, dari segi fisik, Tommy mengalami peningkatan yang sangat baik. Tommy kalah di babak pertama oleh tunggal putra Indonesia Dyonisius Hayom Rumbaka. Menurut Icuk, keadaan itu dipengaruhi faktor psikis. ''Saya sulit mengevaluasi penampilan dia di All England karena banyak faktor nonteknis. Saya bisa bilang, dia kalah sebelum bertanding,'' katanya.

Secara psikis, Tommy terganggu dengan berita dicopotnya Icuk dari jabatannya sebagai Ketua Pengurus Provinsi PBSI DKI Jakarta oleh PP PBSI. ''Bayangkan, sedang puncak-puncaknya persiapan, ada berita seperti itu, ayahnya dipermalukan, dia down sekali. Saya berusaha keras menaikkan lagi mental dia dengan segala cara,'' kisahnya. Ujian tak berhenti sampai di situ, saat berangkat ke Inggris untuk bertempur di All England, koper Tommy raib dari bagasi pesawat. Akibatnya, selama dua hari di Inggris ia tak bisa berlatih karena peralatan latihannya berada di dalam koper tersebut. Orang-orang sudah mencoba lapangan, dia tidak bisa. Sehari sebelum bertanding barulah kopernya ditemukan. Melihat kondisi itu, saya juga tidak bisa memarahi dia meskipun kalah di babak pertama. Melihat psikisnya, ia saya suruh pulang, tidak jadi bertanding di Swiss Open,'' jelas Icuk.

Kini, di sela-sela urusaN pembelaannya terhadap PP PBSI, ia tetap mempersiapkan Tommy sebaik mungkin. Dalam waktu dekat, Tommy akan bertanding di India Open Superseries (24-29 Maret), Malaysia Open (31 Maret-5 April), Singapore Open (7-12 April), lalu bersiap untuk Kejuaraan Asia di Tiongkok (21-26). Targetnya, tahun ini Tommy harus kembali ke lima besar dunia. Di Piala Sudirman, Indonesia berada di Grup 1 C bersama Denmark dan Inggris. Denmark merupakan lawan terberat dalam grup dengan materi pemain yang baik. Salah satu legenda bulutangkis Indonesia, Christian Hadinata, menyebut Indonesia dan Denmark akan cukup berimbang.”Asal gandanya jangan sampai kecolongan karena kekuatannya di situ. Kalau lawan Inggris, mutlak harus menang,”katanya.

Tim Indonesia pernah menjadi juara Piala Sudirman saat kejuaraan itu pertama kali diselenggarakan pada 1989, di Jakarta. Selanjutnya, Indonesia hanya bisa menembus peringkat kedua pada 2005 dan 2007, kemudian juara ketiga pada 2009 dan 2011. Sebagian besar kalah oleh Tiongkok.”Karena itu, Indonesia harus juara grup agar terhindar dari melawan juara-juara grup juga. Dengan begitu, memperkecil pertemuan dengan Tiongkok,”ungkap Christian.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya