Atletik Optimistis Capai Target

Nurul Fadillah
12/6/2018 03:45
Atletik Optimistis Capai Target
(ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

DENGAN terus ditempa pelatih dari Amerika Serikat (AS) Harry Marra, tim nasional atletik Indonesia semakin optimistis bisa mewujudkan target minimal meraih satu medali emas di multi-ajang Asian Games 2018.

Soal persiapan para atlet pelatnas atletik, Marra mengatakan ada peningkatan yang signifikan. Dia menegaskan mereka dipastikan mampu bersaing dengan atlet-atlet dari negara Asia lainnya.

Dengan perkembangan yang menggembirakan, Marra mengatakan para atlet tuan rumah berpeluang menyumbangkan emas di cabang atletik di perhelatan olahraga empat tahunan ke-18 yang digelar pada 18 Agustus-2 September mendatang.

Untuk memantau persiapan para atlet, Marra datang dari ‘Negeri Paman Sam’ untuk melihat langsung anak asuhanya di Jakarta. Dia mendarat di Indonesia pekan lalu dan menetap di Jakarta hingga 20 Juni mendatang. Tujuan kedatang-annya ke Jakarta ialah ingin mematangkan teknik para atlet Indonesia agar betul-betul siap dalam menghadapi Asian Games 2018.

“Setidaknya tunjukkan yang terbaik. Jika mereka mampu menampilkan yang terbaik untuk meraih target, saya bisa katakan mereka bisa memburu medali di Asian Games 2018,” tutur Marra di Jakarta, Senin (11/6).

Peluang medali
Kepada para wartawan, Marra mengatakan Indonesia berpeluang untuk merebut medali emas di nomor  lompat jauh putri dengan mengandalkan atlet Maria Londa dan nomor lari 100 meter yang dibebankan kepada sprinter junior Lalu Muhammad Zohri.

“Zohri baru saja meraih emas di Kejuaraan Asia Junior 2018, kemudian di nomor estafet 4x100 meter, bisa di nomor apa saja,” papar  Marra di sela latihan bersama timnas atletik di Stadion Madya, Jakarta, Senin (11/6)
Marra memaparkan, setelah menjalani pemusatan latihan di Santa Barbara, California, AS, pada April lalu, performa timnas atletik memang mengalami peningkatan khususnya 13 atlet yang berangkat ke ‘Negeri Paman Sam’.

Menurut Marra, dua bulan menjelang Asian Games 2018, porsi latihan para atlet akan difokuskan pada pematangan teknik dan timing yang tepat saat menentukan gerakan.

“Prioritas latihan mereka ialah kualitas, bukan kuantitas latihan sehingga tidak ada lagi volume latihan, tidak dalam performa yang bagus pada saatnya karena yang tersisa tinggal enam hingga tujuh pekan menuju Asian Games,” kata Marra.

“Jadi, sekarang tinggal masalah teknik. Kalau soal fisik, mereka sudah berada dalam kondisi yang bagus dan sudah ditempa sejak Oktober hingga April kemarin sehingga sudah tidak ada waktu lagi untuk menempa fisik. Sekarang tinggal teknik saja,” tambah dia.

Sementara itu, atlet lompat jauh Maria Natalia Londa mengatakan sejauh ini dirinya tengah berupaya melampaui lompatan terbaiknya, yakni 6,70 meter. Menurut Maria, selama dua tahun terakhir, lompatan terbaiknya mencapai 6,52 meter.

“Tadi lompatan latihan 6,40 meter, semoga dua bulan lagi makin baik. Target lompatan saya yang jelas meningkat dari prestasi terakhir saya di 6,70 meter dan ­mudah-mudahan dilancarkan,” tukasnya. (R-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya