Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM nasional bridge Indonesia telah menjadikan turnamen bridge Piala Asia 2018 di India pada 4-10 Juni lalu sebagai ajang pemantauan untuk melihat kekuatan lawan yang akan berlaga di Asian Games 2018.
Pengurus Pusat Gabungan Asosiasi Bridge Seluruh Indonesia (PP Gabsi) telah merilis hasil pemantauan di Piala Asia 2018, kemarin. Pemantauan itu bertujuan memetakan kekuat-an lawan.
Ketua Umum PP Gabsi Ekawahyu Kasih mengatakan pertarungan paling panas akan terjadi di tiga nomor pertandingan pasangan, yakni women pair, mixed pair, dan men pair, pada Asian Games 2018 yang berlangsung pada 18 Agustus-2 September.
Ekawahyu menjelaskan ketiga sektor itu di Piala Asia 2018 dijuarai tiga negara yang berbeda. Untuk nomor women pair direbut atlet dari Korea Selatan (Korsel), mixed pair dari Jepang, dan men pair dari Thailand.
“Pemain Tiongkok, baik put-ra maupun putri tidak bermain di kategori pasangan karena itu dipertandingkan bersamaan dengan final men team dan women team,” jelas Eka, sapaan akrab Ekawahyu, di Jakarta, Senin (11/6).
“Tiongkok menjuarai nomor men team, tapi tim beregu putrinya kalah dari Taiwan. Hasil itu turut mengubah peta kekuatan women team Asia karena Taiwan menjadi kekuatan baru,” ujar Ekawahyu.
Sebagai lawan berat Indonesia, Tiongkok justru tidak menurunkan nomor pasangan di Piala Asia tahun ini. Ekawahyu menegaskan kendati pemain yang dikirimkan Tiongkok berperingkat empat besar dunia, performa mereka belum stabil.
Di Piala Asia 2018, Indonesia hanya mengirim pemain pelapis dan meraih medali perunggu di nomor pasangan putra melalui Apin Nurhalim/Stefanus Supeno.
Namun, Eka optimistis dengan target dua emas di Asian Games 2018. “Peluang medali emas untuk Indonesia sama untuk semua nomor pertandingan,” ujar dia. (Beo/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved