Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DENGAN percaya diri yang tinggi, pembalap Ferrari Sebastian Vettel terus memacu kendaraan tanpa ragu di ajang seri balap Kanada Formula 1 2018. Akhirnya pembalap Jerman itu terus memimpin lomba dari lap awal hingga lap terakhir,
Vettel sukses menaiki podium untuk ketiga kalinya dalam tujuh balapan terakhir Formula 1 musim ini.
Berkat kesuksesannya menjadi juara di Kanada, Australia, dan Bahrain, dia pun merebut posisi puncak klasemen sementara Formula 1 dengan meraih 121 poin.
Di sisi lain, sang juara dunia empat kali dan juara bertahan F1, pembalap tim Mercedes Lewis Hamilton, gagal menaiki podium. Hamilton harus puas dengan finis di urutan kelima. Dengan raihan itu, dia menempati posisi kedua klasemen sementara.
Pada sesi balapan di Sirkuit Gilles-Villeneuve, Vettel sudah tak terkejar sejak awal balap-an dan mencatatkan waktu 1 jam, 28 menit, 31,377 detik.
Vettel juga mengungguli pembalap Mercedes Valtteri Bottas yang finis di posisi dua dengan selisih 7,376 detik dan duo Red Bull, Max Verstappen serta Daniel Ricciardo, yang masing-masing finis di posisi ketiga dan keempat dengan selisih 8,360 detik dan 20,892 detik.
Vettel mengatakan tidak pernah melihat adanya risiko kegagalan di Montreal. Menurut Vettel, hasil balapan kali ini sudah sesuai prediksinya.
“Saya tidak berpikir akan kalah dalam balapan. Saya pikir saya sudah berada di bawah kendali. Saya mampu menjaga jarak dari Valtteri, selama awal-awal balapan saya sudah mencoba membangun sedikit demi sedikit jarak,” ujar Vettel.
“Saya memiliki satu kunci ketika saya kehilangan sedikit waktu, tetapi setelah itu saya pikir saya mampu mengelolanya dengan cukup baik. Tidak mudah dengan adanya lalu lintas dan sebagainya, tetapi pada akhirnya saya hanya berdoa agar kami tidak mengalami masalah,” tandas Vettel.
Berbeda dengan Vettel, raut wajah Hamilton tampak sangat kecewa. Hamilton meng-ungkapkan bahwa kekalah-annya disebabkan sistem pendingin kendaraannya bermasalah pada awal pitstop.
“Saya sebenarnya bahagia bisa finis. Tak menutup kemungkinan hal lebih buruk terjadi,” kata Hamilton yang tampak kecewa dengan mesin kendaraan yang ditungganginya, “Pertama-tama, kami tidak dapat menggunakan mesin baru yang menjadi bagian dari kendaraan,” tambah dia. (Formula 1/Rul/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved