Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI salah satu olahraga paling populer di Amerika Serikat, basket memang kerap berdekatan dengan kekuasaan. Bahkan, semasa pemerintahan Barack Obama, tim-tim juara NBA selalu diundang ke Gedung Putih.
Sayangnya, masa bulan madu NBA dengan Gedung Putih sudah berakhir. Sejak gedung tersebut diduduki Donald Trump, tidak ada lagi derap langkah para jago slam dunk ataupun raja assist di istana presiden.
Trump, kemarin, sekali menegaskan tidak akan mengundang Cleveland Cavaliers ataupun Golden State Warriors ke Gedung putih. Pernyataan Trump itu dilontarkan sebagai respons atas komentar bintang the Cavs, LeBron James, dan Warriors, Stephen Curry, yang mengaku tidak akan menghadiri undangan di White House.
“Saya tidak mengundang LeBron James dan saya juga tidak mengundang Steph Curry. Kami juga tidak mengundang kedua tim,” tegas Trump. Pernyataan Trump itu sebenarnya bukan sesuatu yang mengejutkan. Tahun lalu ia membatalkan undangan untuk tim juara NBA, Warriors, setelah Curry dan beberapa rekan setimnya mengindikasikan tidak akan hadir.
Ditambah lagi, James yang mengambarkan Trump sebagai sebuah ‘bum’ juga menegaskan timnya dan Warriors tidak akan menghadiri undangan dari Presiden. “Siapa pun yang juara, tidak akan menghadiri undangan,” tegas King James, Selasa (5/6).
Sikap James itu respons atas pemba-talan undangan Trump terhadap juara Super Bowl Philadelphia Eagles, Senin (5/5). Kunjungan Eagles dibatalkan setelah muncul kabar hanya sekitar 10-12 pemain yang akan hadir ke Gedung Putih.
Trump mengaku tidak terpengaruh dengan penolakan tersebut, bahkan meski itu datang dari klub juara dari olahraga paling populer di AS. “Kami memiliki tim lain yang akan datang. Saya pikir kita akan mengundang juara Piala Stanley yang baru, the Washington Capitals. Kita lihat saja, jika mereka ingin berada di sini, saya di sini, tetapi jika mereka tidak mau, saya juga tidak menginginkannya,” cetus Trump.
Sementara itu, Warriors sukses mempertahankan gelar setelah mengalahkan Cavaliers 4-0. Kemenangan 108-85 pada gim keempat di Quicken Loans Arena, Ohio, Cleveland, kemarin, menjadi penentu kesuksesan Stephen Curry dkk tahun ini.
“Melihat dari perjalanan kami selama babak play-off, kami tahu ini tidak akan semudah tahun lalu. Kemudian tantangan-tantangan yang kami hadapi, di Oktober kami ingin kembali pada momen seperti ini dan berjalan melaluinya, perasaannya sungguh luar biasa bisa kembali ke sini,” cetus Curry yang mencetak 37 poin, 6 rebound, dan 4 assist dalam laga itu.
“Ini pencapaian yang luar biasa setelah inkonsistensi penampilan kami musim ini. Kami melalui musim dengan sulit, tapi para pemain akhirnya bisa menyentuh garis finis dengan sempurna,” ujar pelatih Warriors, Steve Kerr, selepas pertandingan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved