Promosi Dinilai tidak Optimal

Budi Ernanto
30/5/2018 03:30
Promosi Dinilai tidak Optimal
(ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

PROMOSI penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang, Indonesia pada 18 Agustus-2 September mendatang yang gaungnya kurang menggema kembali menjadi sorotan Presiden Joko Widodo (Jokowi).  Presiden Jokowi mengatakan seluruh pembantunya belum secara optimal memu-blikasikan penyelenggaraan perhelatan olahraga se-Asia ke-18 yang dimulai kurang dari tiga bulan lagi.

“Saya betul-betul ingin mendapat perhatian secara khusus karena saya lihat yang kelihatan sudah bergerak di Jakarta maupun di daerah hanya TNI dan Polri,” ujar Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (28/5). Dalam rapat sebelumnya, Presiden Jokowi berulang meminta kepada Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) dan para pembantunya meningkatkan intensitas publikasi.

Saat itu, Presiden mendesak publikasi yang dapat membuat masyarakat ‘demam’ Asian Games 2018. Dalam rapat terbatas pada Senin (28/5), Jokowi tidak mengenakan jaket Asian Games 2018 seperti sebelumnya. Dia hanya mengenakan batik biru lengan panjang.
Namun, sejumlah menteri di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengenakan pakaian yang berlogo dan bertuliskan Asian Games 2018.

Lampaui target
Kontingen tuan rumah Indonesia dinilai berpeluang  melampaui target dengan meraih lebih dari 16 medali emas pada perhelatan multiajang Asia ke-18 di Jakarta-Palembang  yang dibuka pada 18 Agustus mendatang.  Optimisme tersebut disampaikan Menpora Imam Nahrawi. Target yang telah dicanangkan Indonesia adalah masuk 10 besar klasemen perolehan medali minimal dengan 16 medali emas.

“Target pemerintah ialah peringkat 10 besar, dengan asumsi memperoleh 16 me-dali emas. Tambahan medali masih mempunyai peluang, tetapi kita masih menunggu entry by name,” ujar Imam di hadapan Komisi X DPR, Senin (28/5). “Namun, ada cabang olahraga non-event yang bisa kita harapkan untuk mendapat medali baru agar tembus tujuh besar,” ujar Imam.

Untuk bisa masuk ke peringkat tujuh besar di klasemen, Imam mengatakan setidaknya harus meraih  20 medali emas. Menurut Imam, peluang untuk mencapai target itu bisa diwujudkan jika melihat hasil persiapan para atlet di luar negeri.  Pada saat yang sama, Ketua Inasgoc Erick Thohir mengatakan ajang empat tahunan olahraga se-Asia yang pernah digelar di Indonesia pada 1962 dengan diikuti para atlet dari 45 negara.

Sejauh ini, seluruh negara Asia menyatakan ikut serta meski Indonesia sempat diterpa berbagai isu keamanan. Erick memprediksi sekitar 15 ribu atlet dan ofisial  yang akan terlibat. Hingga pekan terakhir Mei ini, telah terdaftar 14.537 atlet dan ofisial. Sekitar 3.900 wartawan dari berbagai negara akan meliputi Asian Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembaang.

Erick memprediksi sekitar 5 miliar penonton dari seluruh dunia yang akan menyaksikan dan mengamati pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, Indonesia. (Sat/Pol/R-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya