Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS muda Korea Selatan (Korsel) Hyeon Chung menarik diri dari turnamen grand slam Prancis Terbuka 2018. Padahal, petenis berusia 22 tahun tersebut disebut bakal menjadi ancaman sekaligus ganjalan bagi petenis nomor wahid Rafael Nadal di Roland Garros.
Padahal, pada babak 16 besar yang berlangsung kemarin, Chung dijadwalkan bertanding melawan petenis Gilles Simon. Padahal, Chung yang dijuluki the Professor menjadi salah satu petenis yang ditunggu di ajang Prancis Terbuka 2018,
Pada turnamen grand slam Australia Terbuka 2018 pada Januari lalu, Chung membuat kejutan dengan menembus babak semifinal. Saat itu dia gagal melaju ke babak final setelah dijegal petenis Swiss, Roger Federer.
Chung mengatakan dirinya mengalami cedera kaki dan tidak bisa tampil di ajang Roland Garros. “Saya sudah pamit dari Lyon (turnamen Lyon Terbuka) dan sekarang juga Prancis Terbuka,” ujar petenis yang berkacamata tersebut.
Cedera yang diderita Chung dikatakan semakin terasa sakit selama mengikuti turnamen tanah liat. “Dari hasil pemindaian, harus ada tindakan medis yang dilakukan dan setelahnya saya harus menjalani pemulihan dalam waktu yang tidak singkat,” kata Chung.
Bukan hanya Chung, petenis Kanada, Milos Raonic, juga batal berlaga di Roland Garros. Runner-up turnamen grand slam Wimbledon 2016 tersebut menyatakan mundur sepekan sebelum turnamen tanah liat di Paris, Prancis, tersebut digelar.
Di media sosial Twitter-nya pada Minggu (20/5), Raonic menulis, ‘Dengan berat hati bahwa saya menarik dari Roland Garros. Saya punya kenangan bagus di sana, saya tahu, saya perlu melanjutkan kerja keras untuk menempatkan diri pada posisi yang terbaik saat saya meninggalkan lapangan pertandingan.’
Dalam beberapa bulan terakhir, prestasi Raonic memang tidak terlalu bersinar. Kini petenis 27 tahun tersebut menempati posisi ke-22 dunia. Padahal semifinalis Australia Terbuka 2016 tersebut pernah menempati peringkat ketiga dunia. (AFP/Beo/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved