Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DANI Pedrosa menahan rasa sakitnya demi menjalani tes resmi di Sirkuit Jerez Spanyol pada Senin 7 Mei lalu. Sebelumnya, pembalap Repsol Honda itu sebelumnya mengalami kecelakaan pada Grand Prix MotoGP Jerez.
Pedrosa kembali menelan pil pahit usai gagal menyentuh garis finis untuk kedua kalinya dalam empat balapan terakhir. Sebab rider asal Spanyol itu terlibat insiden tabrakan dengan dua pembalap Ducati di GP Jerez Minggu 6 Mei lalu.
Insiden berawal ketika Lorenzo yang menikung dari sisi luar ke dalam dan menyenggol Pedrosa yang mencoba melewati dari sisi dalam. Lalu, Dovizioso ikut-ikutan terjatuh karena motornya terhalang motor Lorenzo yang terpelintir didepannya.
Rasa sakit yang didapat setelah kecelakaan tersebut ternyata tidak mengurungkan niat Pedrosa untuk menjalani tes resmi di sirkuit yang sama. Bahkan, rider berusia 32 tahun itu menjajal 75 lap, yang hampir setara dengan tiga kali balapan.
"Saya senang dengan hasil kerja yang kami lakukan hari ini. Pagi ini, saya merasa sangat sakit dan kaku di bagian kanan badan saya," kata Pedrosa seperti dilansir Crash, Rabu 9 Mei 2018.
"Tetapi lap demi lap, perasaan saya membaik dan saya senang bisa menyelesaikan tes hari ini," sambungnya.
Pedrosa menjadi yang tercepat ketiga pada tes tersebut, di belakang Marquez yang menempati urutan kedua. Kecepatannya hanya berselisih 0,25 detik dari Johann Zarco yang merupakan rider tercepat. (medcom/OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved