Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PETINJU Thailand, Wanheng Menayothin, berhasil menggapai ambisinya untuk menyamai rekor petinju kelas welter legendaris dunia, Floyd Mayweather Jr, dari Amerika Serikat (AS).
Petinju kelas terbang mini versi WBC, Menayothin, membukukan kemenangan ke-50 secara beruntun setelah mengalahkan petinju muda asal Panama, Leroy Estrada, pada pertarungan di Nakhon Ratchasima, Thailand, Rabu (2/5).
Petinju berusia 32 tahun itu mencapai puncaknya di ronde kelima setelah Estrada terkena pukulan hook kanan Menayothin. Petinju ‘Negeri Gajah Putih’ yang dijuluki sebagai Dwarf Giant atau ‘Raksasa Kerdil’ itu pun memburu dan melontarkan pukulan kombinasi ke arah rahang, muka, dan tubuh Estrada. Estrada pun tak mampu bertahan dan menyerah.
Estrada pun hanya meninggalkan luka di pelipis kiri Wanheng. Luka tersebut tetap tak bisa menghentikan ketangguhan Menayothin. Sebaliknya, Menayothin justru mampu menjatuhkan Estrada dua kali di ronde ketiga dengan menggunakan tinjuan keras dari tangan kanannya dan mengulanginya lagi pada ronde keempat.
Menayothin pun akhirnya mampu menjatuhkan Estrada di ronde kelima. “Saya sangat senang akhirnya saya bisa membuat rekor yang sama dengan Mayweather,” ujar Menayothin pascapertandingan. Tak hanya rekor Mayweather yang dipecahkan, sabuk terbang mini-WBC pun dapat dipertahankan.
Dengan satu kemenangan lagi, Menayothin akan menyamai rekor milik petinju asal Meksiko, Ricardo Lopez, yang pensiun dengan 51 kemenangan dan sekali imbang. Meski demikian, Menayothin belum memikirkan pertarungan berikutnya. Performa Menayothin mendapat pujian dari Ketua WBC Mauricio Sulaiman. Mauricio hadir saat pertarungan tersebut di luar Balai Kota Nakhon Ratchasima, Thailand. “Dunia akan mengenalnya dengan lebih baik dan peluang besar akan terbuka untuknya,” puji Mauricio.
Menayothin memang telah mencatatkan prestasi yang membanggakan di sepanjang kariernya. Namun, semua lawan Menayothin tidak sesulit yang dihadapi Mayweather. Dalam mencatat 50 kemenangan beruntun, Mayweather pernah mengalahkan banyak petinju hebat, di antaranya Manny Pacquiao dan Oscar De La Hoya. (AFP/Rul)
MANNY Pacquiao menegaskan bahwa rencana pertarungan ulang melawan Floyd Mayweather pada September 2026 merupakan laga profesional, bukan sekadar eksibisi
Floyd Mayweather memastikan duel ulang melawan Manny Pacquiao hanya laga ekshibisi dan belum memastikan venue, meski sebelumnya diumumkan digelar di Las Vegas.
Manny Pacquiao resmi tantang Floyd Mayweather dalam laga ulang profesional pada 19 September 2026 di Las Vegas. Pacquiao berambisi nodai rekor 50-0 milik Mayweather.
Duel dua legenda tinju dunia itu resmi diumumkan Netflix pada Senin (24/2), menandai babak baru rivalitas yang pernah mengguncang dunia pada 2015.
Pertarungan antara Manny Pacquiao dan Floyd Mayweather rencananya akan digelar di Sphere, Las Vegas, pada 19 September 2026, dan akan disiarkan secara langsung melalui platform Netflix.
Floyd Mayweather menegaskan ambisinya untuk kembali mengukir prestasi di usianya yang akan menginjak 49 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved