Persiapan para Atlet Pelatnas Mencapai 80%

Nurul Fadillah
25/4/2018 23:00
Persiapan para Atlet Pelatnas Mencapai 80%
(ANTARA FOTO)

CHEF de mission (CdM) kontingen Indonesia Komjen Syafruddin menilai kesiapan para atlet nasional yang berlaga di multiajang Asian Games 2018 telah mencapai 80%.

Pernyataan tersebut disampaikan Syafruddin yang juga menjabat Wakil Kapolri saat melakukan kunjungan ke pemusatan latihan nasional (pelatnas) cabang bridge di Kebayoran, Jakarta, Rabu (25/4).

Saat berbincang dengan para atlet bridge dan jajaran Pengurus Pusat Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PP Gabsi), CdM kontingen Indonesia itu meminta para atlet agar mempersiapkan diri secara optimal untuk meraih medali emas di Asian Games XVII pada 18 Agustus-2 September mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, Syafruddin meminta masyarakat untuk menggelorakan perhelatan Asian Games 2018. Tak hanya kepada masyarakat, dia mengajak media massa untuk menggencarkan publikasi mengenai Asian Games 2018.

Terkait dengan persiapan jelang Asian Games 2018, Syafruddin pun mengharapkan cabang soft tennis dapat menyumbang dua medali emas.

Syafruddin menegaskan dirinya optimistis dengan persiapan yang dilakukan para atlet pelatnas. "Dengan try out yang dilakukan secara simultan, para atlet dapat menambah pengalaman bertanding dan memperbanyak jam terbang,"

Saat berbicara mengenai peluang meraih medali emas, ia mengatakan target yang dipatok cabang soft tennis tidak berlebihan. Pasalnya pada Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, tim soft tennis Indonesia meraih 1 perak dan 1 perunggu.

Pelatih pelatnas soft tennis Indonesia Ferly Montolalu mengatakan target dua medali emas di ajang Asian Games 2018 cukup realistis dan tidak berlebihan.

Menurut Ferly, untuk cabang soft tennis, Indonesia berpeluang meraih emas di nomor tunggal putra, sedangkan perak dan perunggu mungkin diraih di nomor beregu dan campuran.

"Kami mengandalkan atlet Prima Simpatiaji dan Elbert Sie di sektor tunggal putra. Prima juga berhasil meraih emas saat berlaga di Thailand Open 2018 lalu mengalahkan atlet Jepang dan China Taipei." papar Ferly,

"Sementara itu, Elbert Sie saat digelar test event Asian Games tahun lalu bisa mengalahkan atlet Korsel dan mendapat emas," tambah dia.

Renovasi lapang tembak
Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, ditetapkan menjadi arena cabang menembak pada Asian Para Games 2018. Penetapan itu diputuskan dalam rapat antarkementerian dan lembaga di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, kemarin.

Dalam rapat itu, diputuskan bahwa renovasi Lapangan Tembak Senayan akan menggunakan anggaran dari Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (Inapgoc).

Seusai rapat, Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari mengatakan renovasi arena membutuhkan dana sekitar Rp3 miliar. "Kami membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk penyelesaian venue. Karena venue bersifat temporer sehingga tidak masalah kalau menggunakan dana Inapgoc," ujar Okto.

(TS/R-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya