Format PON Dua Tahunan masih Digodok

(Beo/R-3)
23/4/2018 05:00
Format PON Dua Tahunan masih Digodok
(Ilustrasi)

KEPASTIAN penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) setiap dua tahun sekali sampai sekarang masih berupa tanda tanya. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) telah melakukan sosialisasi sejak tahun lalu soal wacana tersebut. Bentuk sosialisasi melalui surat pemberitahuan dan menyampaikannya ke para gubernur selaku pemimpin provinsi.

Menurut Wakil Ketua Umum KONI, Inu K Nugroho, pihaknya tidak masalah PON diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Namun, untuk bisa mewujudkan ide itu, pemerintah tetap harus memperhatikan rangkaian pembinaan olahraga berprestasi di turnamen olahraga internasional. "Kalau dua tahun sekali, apakah itu menjadi PON yang sama seperti sekarang, atau menjadi PON Pratama (atlet junior). Itu yang kami jadikan bahasan dalam rapat kerja. Peraturan pemerintahnya pun masih dalam bahasan," kata Inu di Jakarta.

Rapat kerja KONI rencananya digelar pada Rabu (25/4) di Jakarta. Dalam rapat itu, tidak hanya soal waktu penyelenggaraan PON, pembahasan juga meliputi batasan atlet peserta dan atlet yang pindah provinsi.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya