Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH melihat pembangunan sejumlah arena dan fasilitas pendukung, delegasi Komisi Olimpiade Nasional NOC) Taiwan menyatakan Indonesia telah siap menjadi tuan rumah penyelenggara Asian Games 2018.
"Mereka melihat langsung persiapan di Jakarta maupun Palembang. Masukan dari mereka sangat kami tunggu untuk memberikan motivasi kepada panitia agar bisa menggelar kejuaraan ini dengan baik," kata Sekjen Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) Eris Herryanto dalam keterangan resminya di Jakarta, kemarin.
Selama berkunjung ke Indonesia, delegasi Taiwan yang berjumlah 39 orang dan 12 perwakilan media yang dipimpin Wakil Ketua NOC Taiwan, Chao-kuo Chang, meninjau sejumlah arena utama yang akan digunakan untuk Asian Games 2018.
Beberapa arena dan fasilitas pendukung yang disambangi kontingen NOC Taiwan ialah kompleks Gelora Bung Karno Senayan, Main Press Center (MPC) dan International Broadcasting Centre (IBC) di Jakarta Convention Center (JCC), Wisma Atlet Kemayoran, arena pacuan kuda Pulomas, dan velodrom di Rawamangun, Jakarta.
Setelah meninjau beberapa lokasi utama di Jakarta, delegasi Taiwan menuju Palembang untuk melihat dari dekat kompleks Jakabaring Sport City. Bahkan, beberapa delegasi menyempatkan diri mencoba lokasi boling yang baru saja tuntas.
Selama meninjau lokasi pertandingan, perwakilan Taiwan ini juga menanyakan dengan detail kondisi lokasi hingga pendukungnya. Tidak ketinggalan mereka juga menanyakan sistem transportasi serta akomodasi bagi ofisial.
Sementara itu, Wakil Ketua NOC Taiwan, Chao-kuo Chang mengaku delegasinya mendapatkan sambutan yang baik selama lima hari baik di Jakarta maupun Palembang.
Pihaknya menilai Indonesia sudah bekerja keras untuk mempersiapkan diri menjadi tuan rumah penyelenggaraan Asian Games 2018.
"Persiapan telah dilakukan dengan baik meski ada beberapa informasi lebih detail yang kami perlukan. Namun, secara keseluruhan kami puas dan sudah mencatat beberapa hal yang harus kami siapkan," ujar Chao.
Batal ke Indonesia
Di sisi lain, pembalap sepeda Palestina, Alaa al-Daly, 21, asal Gaza, yang akan membawa bendera negaranya di multiajang Asian Games 2018, dipastikan batal bertolak ke Indonesia.
Alaa Al-Daly dipastikan tidak hadir pada pesta olahraga terbesar se-Asia yang digelar pada 18 Agustus-2 September karena luka parah kaki kanannya karena ditembak tentara Israel saat berunjuk rasa.
Bahkan, kaki kanan Daly harus diamputasi. "Saya hanya berangkat untuk unjuk rasa damai. Saya yakin tak ada yang melukai saya," ucap Daly. (Ant/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved