Angkat Besi Yakin Raih Dua Emas

Budi Ernanto
20/4/2018 03:45
Angkat Besi Yakin Raih Dua Emas
(ANTARA FOTO/Fanny Octavianus)

DENGAN hasil capaian latihan yang menggembirakan dan signifikan di pusat pelatihan nasional (pelatnas) di Lampung, cabang angkat besi optimistis meraih dua medali emas di multiajang Asian Games 2018.

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat, Binaraga, dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI) Djoko Pramono menyatakan, pihaknya menyatakan puas dengan pencapai­an para atlet angkat besi selama mengikuti pelatnas.

“Peningkatan juga diperlihatkan lifter putri Sri Wahyuni. Peraih perak Olimpiade Rio 2016 itu melampaui angkatan terbaiknya pada uji coba keempat. Jika angkatan snatch di Brasil pada dua tahun lalu mencapai 85 kilogram, sekarang mencapai 88 kilogram,” kata Djoko dalam keterangan resminya, kemarin.

Dari lokasi pelatnas angkat besi Lampung, lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan, sukses melakukan angkatan 140 kilogram. Angkatan itu sudah mendekati angkatan terbaiknya yang pernah mencapai 142 kilogram.

Secara umum, menurut Djoko, pelatnas angkat besi yang telah memasuki tahap keempat memperlihatkan peningkatan. Namun, PB PABBSI tetap akan mempertimbangkan perlunya menerapkan sistem promosi dan degradasi.

“Sebenarnya hasil pelatnas sudah mulai memperlihatkan ke arah yang lebih baik lagi. Mudah-mudah­an hasil ini semakin memperjelas target angkat besi di Asian Games 2018 nanti,” tegas Djoko.

Dengan hasil latihan yang menunjukkan perkembangan yang baik, PB PABBSI ingin mematangkan para lifter Indonesia untuk melakukan uji coba ke Tiongkok.  

“Itu mengingat Tiongkok tidak mengikuti cabang olahraga angkat besi pada Asian Games 2018. Kami akan konsultasi ke Kementerian Pemuda dan Olahraga. Untuk apa kita ke sana kalau Tiongkok sendiri tidak ikut,” pungkas Djoko.

Berlatih di Malaysia
Timnas hoki Indonesia bakal menjalani training camp di Malaysia pada 21 April-12 Mei. Latihan tersebut menjadi persiapan para atlet hoki untuk menghadapi Asian Games 2018 yang digelar pada 18 Agustus-2 September.

Menurut Wakil Ketua Umum Federasi Hoki Indonesia (FHI) Brigjen TNI Rusdianto, atlet yang diberangkatkan ke Malaysia ialah 44 atlet dengan rincian 22 putra dan 22 putri.

“Tim hoki Malaysia cukup kuat di Asia Tenggara dan di Asia masuk tiga besar. Kami berharap para atlet yang berlatih, keterampilannya bisa meningkat,” kata Rusdianto di Jakarta, Kamis (19/4).

Sekretaris Jenderal FHI Yasser Arafat menambahkan, para atlet tidak hanya berlatih di Malaysia. Mereka akan mengikuti beberapa uji coba dengan klub lokal.

Yasser mengungkapkan klub hoki Malaysia sudah mempunyai jam terbang yang banyak dan level mereka setara dengan negara lain Asia. “Namun, uji coba bukan berarti ikut turnamen,” kata dia.

Setelah dari Malaysia, direncanakan, tim hoki ‘Merah Putih’ akan dikirim lagi ke Korea Selatan. Program yang dilakukan di ‘Negeri Ginseng’ merupakan uji coba tahap akhir sebelum para pemain diterjunkan di ajang Asian Games 2018. Setelah berbagai uji coba dilakukan, akan ada seleksi. (DW/R-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya