Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN ganda putra Indonesia diharapkan dapat lolos ke babak final Kejuaraan Asia Badminton (BAC) 2018 yang digelar di Wuhan, Tiongkok, 24-29 April. “Saya ingin mereka bisa memberikan yang terbaik. Harus ada yang masuk final. Minimal saya perkirakan semifinal, tapi itu juga tergantung hasil pengundian,” kata Herry Iman Pierngadi di Jakarta, Kamis (19/4).
Di ajang tersebut Indonesia akan menurunkan empat pasangan, yaitu Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Angga Pratama/Rian Agung Saputro, dan Berry Angriawan/Hardianto.
Tim ganda putra Indonesia semula hendak diperkuat pasangan nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Namun, pasangan yang baru meraih juara All England 2018 itu absen lantaran Marcus baru saja melangsungkan pernikahan pada 14 April.
Menurut Herry, kendati tanpa Marcus/Kevin, Indonesia tetap masih mempunyai peluang untuk meraih gelar juara. Duet Fajar/Rian yang kini menempati peringkat ke-10 dunia diperkirakan bisa melalui rintangan di setiap babak.
“Untuk Angga/Rian dan Berry/Hardianto, mereka mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ada yang kurang jam terbang, ada yang pola permainannya belum berkembang. Kemudian, Hendra/Ahsan masih berpeluang mengingat banyak pemain negara lain yang masih segan dengan mereka,” papar beber Herry.
Herry mengatakan secara performa ada beberapa pemain muda yang dipersiapkan untuk masuk jajaran ke atlet senior. “Fajar/Rian dan Berry Hardy termasuk pemain muda. Ada juga Wahyu Nayaka Arya/Ade Yusuf Santoso. Dulunya saya menyiapkan Wahyu/Ade selain Marcus/Kevin, tapi Marcus/Kevin lebih unggul,’ ujar Herry. (Beo/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved