JPE Ingin Akhiri Penantian Tiga Tahun

(Rul/R-2)
13/4/2018 01:45
JPE Ingin Akhiri Penantian Tiga Tahun
(ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

TIM bola voli putri Jakarta Pertamina Energi tinggal selangkah lagi menuju gelar Proliga 2018. Tim besutan M Ansori tersebut akan menghadapi Bandung Bank BJB Pakuan pada final yang berlangsung di GOR Among Rogo, Yogyakarta,  Minggu (15/4).
Tidak mau kepalang tanggung, JPE bertekad mengakhir­i puasa gelar selama tiga tahun. Tahun lalu mereka harus puas hanya menjadi finalis Proliga seusai dikalahkan Jakarta Elektrik PLN di  final.

“Kami akan berusaha pada tahun ini meraih gelar juara yang pada musim lalu gagal kita raih. Persiapan tim dari awal sudah berbeda jika dibandingkan dengan tahun lalu. Kegagalan tahun lalu memberi kami pelajaran agar kesalahan-kesalahan yang terjadi saat itu tidak terulang. Kami tidak ingin gagal lagi meraih juara,” ujar manajer tim JPE putri, Widi Triyoso, di Yogyakarta, Kamis (12/4).

Diakui Widi, BJB Pakuan bukan lawan ringan. Tim asuhan Octavian tersebut berisi materi pemain eks Jakarta Elektrik PLN yang merupakan juara Proliga musim lalu, seperti Aprilia Manganang, Wilda SN Sugandhi, Berlian Marshella, Yolana Betha Pangestika, Dian Wijayanti, dan Shella Bernadheta.

Ditambah lagi BJB akan mendapat amunisi yang maksimal karena pemain andalan mereka Aprilia Manganang sudah pulih dari cedera dan berpeluang bermain. “April kondisinya 80% pulih dari cederanya. Dia akan tampil di final. Pada laga BJB di final four di Solo, pekan lalu, Aprilia tidak diturunkan karena cedera dan April sengaja disimpan supaya bisa tampil maksimal di final,” kata manajer BJB, Ayi Subarna.

Persaingan tim diprediksi sengit. Baik Pertamina maupun BJB Pakuan tercatat pernah menjadi juara putaran, yaitu Pertamina di putaran pertama, sedangkan BJB di putaran kedua. Ambisi serupa diusung tim putra Bank Sumsel Babel. Skuat asuhan Samsul Jais tersebut juga ingin mengulang kesuksesan pada 2011 dan 2013.

Kegagalan pada Proliga tahun lalu menjadi pelajaran berharga mereka. Pada final tahun lalu di tempat yang sama, Aji Maulana dan kawan-kawan kalah 0-3 dari Jakarta Pertamina Energi putra. “Tahun ini kami tidak ingin mengulang final tahun lalu. Meskipun berat mengalahkan Samator, bukan berarti kita tidak bisa mengalahkan mereka. Kami akan berjuang hingga akhir,” ujar Welsar Lubis, manajer Palembang Bank SumselBabel. (Rul/R-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya