Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PANITIA Penyelenggara Asian Games 2018 atau Inasgoc menemukan beberapa sponsor tidak resmi (unofficial). Padahal saat ini agen promosi yang berhak mengatur sponsor yang terkait dengan pesta olahraga terbesar se-Asia 2018 tersebut telah ditetapkan.
Dalam menanggapi munculnya beberapa sponsor tidak resmi, Direktur Revenue Inasgoc Hasani Abdul Gani mengatakan, pihaknya terus mengantisipasi agar sponsor tidak resmi tersebut tidak menggunakan logo Asian Games 2018.
“Bila masih ditemukan sponsor tidak resmi, sponsor resmi pesta olahraga internasional tersebut akan merasa kecewa. Pasalnya pihak sponsor resmi telah bekerja sama dan membayar,” ujar Hasani di Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel), Rabu (11/4).
Dengan muncul beberapa sponsor tidak resmi atau ambush marketing (pemasaran tersembunyi), Inasgoc akan mengalami kerugian. Hingga kini sponsor resmi yang terlibat dan mendukung Asian Games 2018 tercatat 37 perusahaan dan produk.
Hasani menjelaskan dalam ajang Asian Games XVIII yang diikuti 45 negara peserta dengan 1.500 atlet dan ofisial, aturan dan ketentuan untuk menjadi sponsor resmi telah ditetapkan.
Dari Bandung, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Ahmad Saefudin mengatakan Jabar menjadi lokasi pemusatan latihan nasional (pelatnas) empat cabang olahraga, yakni judo, skuas, dayung, dan angkat besi.
Tidak diubah
Sebagai tuan rumah, Indonesia menyatakan waktu pelaksanaan Asian Para Games 2018 tidak mungkin diubah. Pesta olahraga untuk para atlet disabilitas itu tetap bakal dilaksanakan di Jakarta, pada 8-16 Oktober.
Sebelumnya, pihak Dewan Olimpiade Asia (OCA) melayangkan surat yang menyatakan mereka tidak setuju Asian Para Games 2018 dilaksanakan 120 hari sesuai dengan Asian Games 2018.
“Soal polemik tersebut, saya sudah bertemu dengan Vinod Tiwari, perwakilan OCA. Dia mengusulkan penyelenggaraan Asian Para Games 2018 diundur menjadi Desember 2018. Saya katakan tidak bisa,” kata Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot S Dewa Broto di Jakarta, kemarin.
“Akhirnya, Tiwari meminta pemerintah Indonesia menjelaskan kepada OCA kenapa diadakan dalam kurun waktu 120 hari setelah Asian Games 2018. Surat itu juga harus disampaikan ke setiap negara peserta Asian Games,” kata Gatot.
Menurut Gatot, pemerintah Indonesia telah memenuhi permintaan Tawari dan mengirimkan surat yang berisi dasar pelaksanaan Asian Para Games 2018 kepada OCA dan negara peserta Asian Games 2018 pada Senin (9/4).
Dalam surat tersebut pemerintah Indonesia memaparkan pelaksanaan Asian Para Games 2018 hanya berselang sebulan setelah pelaksanaan Asian Games 2018.
Sebagai tuan rumah, Indonesia telah bersiap menggelar Asian Para Games 2018 sejak 2015. Bahkan pada 2016 Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Peraturan Presiden No 2 Tahun 2016 tentang Pembentukan Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (Inapgoc).
Inapgoc telah berkoordinasi secara intensif dengan Komite Paralimpiade Asia (APC) untuk mempersiapkan penyelenggaraan Asian Para Games 2018,
Pemerintah melalui Kemenpora telah menunjuk Arminsyah untuk menjadi chef de mission atau komandan kontingen Indonesia di Asian Para Games 2018. Penunjukan Arminsyah yang juga Wakil Jaksa Agung itu berdasarkan surat Menpora Imam Nahrawi yang ditandatangani pada Senin (9/4).(BY/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved