Indonesia Tempati Grup Keras

Mag/R-2
17/3/2015 00:00
Indonesia Tempati Grup Keras
(DOK MI)
UNDIAN Piala Sudirman 2015 yang dilakukan kemarin menempatkan Indonesia berada di grup keras bersama Denmark dan Inggris di Grup 1C.

Indonesia dituntut mengalahkan Denmark jika ingin menjaga peluang menjadi juara grup agar terhindar dari lawan kuat di babak awal fase gugur.

Denmark memang merupakan lawan terkuat Indonesia di penyisihan grup.

Tim Eropa tersebut diperkuat pemain-pemain papan atas dunia seperti Jan O Jorgensen yang merupakan peringkat dua tunggal putra, Mathias Boe/Carsten Mogensen (ganda putra peringkat dua dunia), ganda putri peringkat tiga dunia Kamila Rytter Juhl/Christinna Pedersen, serta ganda campuran peringkat dua dunia Joachim Fischer/Christinna Pedersen.

Kabid Binpres PP PBSI Rexy Mainaky mengakui Denmark akan menjadi lawan yang sulit.

"Namun kita masih punya banyak peluang untuk mencuri poin di nomor tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran," jelasnya.

Menurut Rexy, pemain Indonesia di empat sektor tersebut memiliki kekuatan yang berimbang dengan pemain Denmark.

Terlebih, Denmark dan Indonesia saat ini sama-sama tak memiliki pemain tunggal putri yang tangguh.

Inggris juga harus diwaspadai.

Diperkuat Rajiv Ouseph (tunggal putra) dan ganda campuran Chris Adcock/Gabrielle Adcock, Inggris bisa menjadi kuda hitam yang menjegal langkah Indonesia.

Menurut Rexy, target pertama ialah menjadi juara grup.

Dengan menjadi juara grup, Indonesia akan berhadapan dengan runner-up setiap grup dan mungkin terhindar dari negara-negara yang diunggulkan di grup lain, yakni Tiongkok, Jepang, dan Korsel.

PBSI sendiri hingga kini belum menentukan skuat tim. Menurut Rexy, akhir pekan ini pihaknya baru akan melakukan finalisasi tim yang akan dikirim.

Di sisi lain, juara bertahan Tiongkok berada di Grup 1A bersama Thailand dan Jerman.

Grup 1B diisi Taiwan, Jepang, dan Amerika Serikat, sedangkan Grup 1D diisi Korea Selatan, India, dan Malaysia.

Piala Sudirman 2015 akan berlangsung di Donguan, Tiongkok, pada 10-17 Mei mendatang.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya