Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGARAN pelatihan nasional (pelatnas) 36 dari 40 cabang olahraga Asian Games 2018 mulai cair. Sisanya masih dalam proses pencairan.
Empat cabang olahraga (cabor) yang belum mendapat kucuran anggaran ialah qurash, kabaddi, tenis meja dan hoki masih dalam proses.
Menurut Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Mulyana, setelah proses pencairan nanti pihaknya bersama KONI akan mengadakan pengawasan secara ketat terhadap distribusi penggunaan anggaran dari tiap-tiap cabor.
"Pencairan dana itu sekarang dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) langsung pada induk cabang olahraga. Jadi, kami harus hati-hati khususnya kepada cabor yang sudah cair dananya, mohon diinfokan kepada kami, dan penggunaan itu harus hati-hati betul," ujar Mulyana di Jakarta, Kamis (22/2).
"Honor itu diatur oleh induknya kepada atlet, dan yang akan kami cek adalah apakah cabor itu memberikan langsung kepada atlet sesuai dana yang kami anggarkan. Jadi, untuk elite internasional itu, atlet mendapat honor sebesar Rp15 juta dan itu yang harus kami cek. Cabor sudah dapat bantuan, bagaimana distribusi uang sakunya kepada atlet, pakai rekening atau cash dan tanda tangan," lanjut Mulyana lagi.
Mulyana menambahkan, untuk mendistribusikan honor atlet, induk cabang olahraga sebaiknya menggunakan cara transfer melalui rekening bank. Menurut Mulyana, hal itu akan memudahkan mereka dalam menyusun laporan pertanggung jawaban penggunaan anggaran di kemudian hari.
"BPK sudah meminta rekening koran kepada setiap induk cabor untuk dilihat penyalurannya seperti apa. Itu sebagai bagian dari pengawasan sekaligus supervisi pada laporan keuangan. Kami sudah berkirim surat pada induk organisasi untuk memohon segera mengumpulkan rekening koran, deadlinenya pada 26 Februari, dan akan dipantau dan dilihat setiap bulannya, termasuk dana talangan yang kami berikan untuk beberapa cabang olahraga," tukas Mulyana.
Selain mengawasi penggunaan anggaran, Kemenpora sebagai pihak yang berwenang dalam mencapai sukses prestasi atlet di Asian Games juga akan melakukan pengawasan pada perkembangan pelatnas. Menurut Mulyana, pada April mendatang pihaknya akan mengevaluasi bagaimana kemajuan atlet.
Mulyana menambahkan, ukuran peningkatan prestasi akan dilihat dari tes yang bersifat tes fisik untuk mengukur kebugaran, daya tahan, teknik, kemampuan, dan sebagainya. Selain itu, hasil uji coba juga termasuk dalam penilaian.
"April nanti kami akan lakukan pemantauan dan melihat secara detil apa yang dilatih, bagaimana evaluasi dan progres atlet setiap minggu dan sebagainya. Kami akan evaluasi betul bagaimana kemajuan atlet, jika ternyata tak ada progres yang signifikan maka induk olahraga wajib mempromosikan atlet di luar SK kalau ada yang lebih bagus," jelas Mulyana. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved