Akademi Bulutangkis Djarum Gelar Outbound

Depi Gunawan
19/2/2018 19:13
Akademi Bulutangkis Djarum Gelar Outbound
(MI/DENNY SAPUTRA)


PARA atlet muda penghuni Akademi Bulutangkis Djarum (PB Djarum) diasah daya juang dan mentalnya di alam terbuka melalui kegiatan outbound di Zone 235 Cikole, Lembang, Bandung Barat, 18-20 Februari 2018.

Kegiatan ini diselenggarakan dua sesi, yaitu batch I yang digelar kali ini dikhususkan bagi atlet PB Djarum dari kelompok usia 15 tahun ke atas. Sementara batch II akan diselenggarakan pada 25-27 Februari 2018 untuk atlet berusia 15 ke bawah.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengungkapkan, outbond ini merupakan salah satu upaya pembentukan karakter dan mental para atlet muda PB Djarum dalam menggapai cita-cita menjadi pebulutangkis yang berprestasi.

"Sebagai atlet muda, perjalanan mereka untuk meniti tangga juara masih sangat panjang. Kadangkala ada yang semangatnya kendur di tengah jalan. Oleh karena itu, sangat penting membentuk karakter dan mental mereka sebagai pejuang yang tak mudah patah semangat," kata Yoppy dalam keterangannya, Senin (19/2).

Selain membentuk karakter dan mental atlet, lanjut dia, kegiatan outbond ini juga dinilai penting untuk menyuntikkan semangat dan membangun kekompakan di antara atlet PB Djarum.

Dengan aktivitas di alam bebas, para atlet junior ini bisa melepaskan sejenak dari rutinitas sehari-hari di asrama.

"Membina atlet muda adalah proses yang panjang dan berkesinambungan. PB Djarum sangat memperhatikan semua aspek kepelatihan pada anak-anak usia dini. Jadi kami tak melatih fisik dan teknik saja, tapi juga dari mentalitas dan psikologi anak yang terus berkembang seturut usianya," tuturnya.

Sedangkan Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi menjelaskan, kegiatan outbond ini sudah disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi para atlet muda PB Djarum.

Di samping itu, setiap permainan sudah mengacu pada obyektif karakter dan kompetensi yang diharapkan dimiliki setiap calon bintang bulutangkis Indonesia di masa depan.

"Pembinaan di Akademik PB Djarum mengutamakan tiga aspek, yakni body, mind, dan soul. Dari aspek body, tentu sudah terukur dari materi pelatihan sehari-hari. Sementara aspek mind dan soul ini merupakan bagian dari soft skill yang bisa diasah melalui aktivitas outbond seperti ini," ungkap Fung.

Menurut Fung, dalam pola pelatihan para atletnya, pihaknya senantiasa berevolusi dan dinamis mengikuti perkembangan zaman. Konsep pelatihan tidak bertahan hanya dengan pola konvensional yang menekankan aspek fisik saja.

Sebagai akademi bulutangkis modern, Fung menyebut penggabungan konsep kepelatihan dengan metode lainnya baik dari sisi psikologis, sport science, teknologi dan sebagainya.

Sementara itu, ajang ini diikuti 67 atlet dari Jakarta dan Kudus yang dibagi ke dalam enam kelompok ini diisi dengan sejumlah permainan yang menaklukan tantangan di alam terbuka. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya