Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WISMA atlet Kemayoran sudah mulai difungsikan sebagai tempat tinggal atlet dan ofisial, yang berlaga di Asian Games Invitation Tournament (test event Asian Games) 2018 di Jakarta.
Meski sudah ditempati, ternyata masih ada beberapa catatan yang harus diperbaiki dan disempurnakan.
Hal ini diungkapkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono ketika mengunjungi kawasan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Sabtu (10/2), bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla, Presiden Inasgoc Erick Thohir, dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi kemarin.
Basuki mencatat, ada beberapa sarana dan prasarana serta lingkungan yang masih harus dibenahi.
"Ada sedikit bocor di lantai lima, itu akan saya cek langsung. Gorden ada yang belum terpasang. (Pemasangan) sudah sampai lantai 20, nanti segera seterusnya," jelas Basuki.
Hal lain yang juga krusial adalah tempat parkir bus yang terlalu kecil. Selain itu, sarana dan prasarana penunjang seperti jogging track juga akan disempurnakan.
"Karena nanti tempat parkir dan pasti ada ratusan bis di sini. Kalau 5 ribu atlet, satu bis 50 isinya berarti sudah ada berapa bis? Tiap hari di sini. Jadi ini harus diperbaiki," ungkap Basuki.
"Cone block dan jogging track juga nanti dibongkar dan diperbaiki agar lebih rapi dan lebih kuat, itu adalah empat hal yang saya catat. Inilah gunanya test event, ini kan hanya nol koma sekian persen dari seluruh persiapan sarana prasarana," lanjutnya.
Selain wisma atlet, salah satu venue test event Asian Games mengalami masalah. Empat jam menjelang pertandingan antara India dan Timor Leste, Sabtu (10/2), terjadi korsleting listrik yang menimbulkan asap tebal.
Alhasil dua laga yang harus bergulir antara India dan Timor Leste, serta Indonesia dan Thailand harus ditunda. Rencananya akan berlangsung Minggu (11/2).
"Listrik menggunakan kabel colok sehingga tadi longgar dan menimbulkan asap tetapi tidak ada api. Situasi ini memberikan kami semi exercised emergency system. Tetapi pada prinsipnya hall basket memang belum selesai, dan di Asian Games karena ada dua yang dipakai, Istora serta Hall A," ujar Harry Warganegara, Sport Director Inasgoc.
"Kalau untuk hall flooring memang ada tetapi yang lain belum, termasuki listrik sehingga memakai listrik dari luar lapangan dan itu korslet. Kalau Istora akan memakai flooring dari Prancis, tetapi tibanya telat dua hari sebelum test event dengan pertimbangan kostum, pemasangan dan lain-lain. Sehingga 10 hari sebelum test event itu pindah ke hall basket dengan segala risiko," lanjutnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved