Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL undian babak I Piala Davis Grup II Zona Asia Oseania membuat terkejut tim nasional (timnas) Filipina.
Terlebih karena lawan mereka di laga perdana yang digelar Sabtu (3/2) di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, merupakan pemain yang tidak dikenal, yakni M Althaf Dhaifullah. Dia akan melawan Alberto Lim.
Althaf memang pemain yang akan menjalani debutnya di Piala Davis. Ia merupakan petenis termuda di timnas Indonesia dengan usia baru 17 tahun. Gaya permaiannya belum diketahui seperti apa dan belum memiliki peringkat dunia.
"Saya terkejut Indonesia menurunkan Althaf, dan hanya tinggal bermain saja. Mereka pemain muda tapi kami juga demikian. Sekarang tinggal bagaimana kami berusaha maksimal," ucap Chris Cuarto, kapten tidak bermain timnas Filipina.
Sementara Lim merupakan petenis dengan rangking dunia ke-1.371 di tunggal putra. Bagi Althaf, walau lawannya itu lebih punya pengalaman, dirinya akan tetap percaya diri dan bermain lepas. Ia mengaku tidak tahu bagaimana cara bermain Lim.
"Saya ingin menerapkan permainan impresif dengan terus memberikan tekanan. Ketimbang main taktis, lebih cocok menyerang. Saya sudah pegang kunciannya dari pelatih. Saya juga sudah latihan selama sebulan, permainan saya sekarang lebih cepat. Saya akan beri kejutan di hari pertama,” ungkap Althaf dengan penuh percaya diri.
Sementara, kapten tidak bermain timnas Indonesia Febi Widhiyanto menyatakan, semua pemain di skuat Indonesia dalam performa maksimal. "Saya yakin dengan komposisi saat ini, termasuk Althaf yang sedang dalam kondisi prima baik fisik serta mental,” kata dia.
Kendati Althaf pemain baru, Febi meyakini kemampuan anak latihnya tersebut dapat memberikan hasil terbaik. "Kami menurunkan Althaf di single sesuai dengan kemauannnya. Saya yakin dia bisa memberikan terbaik,” tukas Febi.
Sedangkan Lim, menyatakan di Piala Davis tahun ini berharap bisa meraih hasil maksimal. Tahun lalu, dia dikalahkan petenis Indonesia David Agung yang juga turun membela Indonesia tahun ini.
"Saya sudah berlatih lebih, dan kemampuan saya jauh lebih baik dari tahun lalu. Saya menjalani latihan terus menerus dan mengikuti turnamen sepanjang tahun ini," ucap Lim.
Maka dari itu, lanjut Lim, dirinya akan berusaha keras untuk mengalahkan Althaf sekaligus juga menjadi ajang balas dendam untuk mengalahkan David.
"Saya punya kesempatan yang besar untuk menang. Saya akan fokus untuk laga besok dan akan melakukan yang terbaik. Saya fit 100% untuk bertanding,” pungkas dia.
Selain pertandingan Althaf kontra Lim, pada hari yang sama juga akan berlangsung duel antara David melawan Jeson Petrombon. Sementara pada Minggu (4/2), baru akan berlangsung pertandingan kategori double antara Justin Barki/David vs Alcantara FC/Mendoza JZ (Filipina). Setelahnya David akan melawan Lim. Sementara Althaf akan berhadapan dengan Petrombon. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved