Caroline Wozniacki Akhiri Penantian Panjang

AFP/Beo/R-2
28/1/2018 15:14
Caroline Wozniacki Akhiri Penantian Panjang
(AFP/SAEED KHAN)

CAROLINE Wozniacki menuntaskan penantian panjang untuk merebut gelar perdana di ajang grand slam. Di pertandingan grand slam ke-43-nya, kemarin, petenis putri Denmark itu memastikan gelar grand slam pertamanya setelah menjadi pemenang final Australia Terbuka 2018.

Kala menghadapi petenis Rumania Simona Halep, Wozniacki menang 7-6 (7/2), 3-6, 6-4 dalam waktu 2 jam 49 menit. Bagi Wozniacki, final Australia Terbuka 2018 menjadi final ketiga di ajang grand slam setelah AS Terbuka 2009 dan 2014.

Selain merebut gelar grand slam perdana, kemenangan atas Halep membuat Wozniacki kembali menduduki peringkat pertama tenis putri dunia. Wozniacki yang sebelumnya berada di peringkat kedua menggeser Halep dari posisi teratas.

Kesuksesan di Australia Terbuka 2018 juga menjadi jawaban Wozniacki atas keraguan banyak pihak terhadap kemampuannya. Saat menjadi petenis nomor satu dunia pada 2010, Wozniacki dicibir karena tidak mampu menjadi yang terbaik di ajang grand slam.

"Saya telah memimpikan momen ini selama bertahun-tahun. Saya tidak menangis, tapi ini menjadi momen tang sangat emosional," jelas Wozniacki setelah menerima trofi juara.

Halep mengakui Wozniacki memang tampil lebih baik. "Selamat untuk Caroline. Ia tampil luar biasa," ujar Halep.

"Saya akan tetap berjuang dan berharap bisa mendapat tantangan seperti hari ini. Saya sedih karena kalah di final untuk ketiga kali. Mungkin untuk final keempat, saya akan beruntung," imbuh Halep yang sebelumnya mencapai final Prancis Terbuka 2014 dan 2017.

Di tunggal putra, Roger Federer optimistis bisa meraih gelar grand slam-nya yang ke-20. Di final hari ini, petenis Swiss berusia 36 tahun itu akan ditantang petenis Kroasia Marin Cilic.

"Saya senang dengan penampilan saya sejak awal turnamen. Saya mampu memenangi pertandingan tanpa kehilangan satu set pun," jelas Federer.

Namun, Federer mengakui Cilic bukan lawan mudah. "Ia juara AS Terbuka (2014) dan itu menambah kepercayaan dirinya. Jika dalam kondisi terbaik, ia bisa kembali jadi yang terbaik," ujar Federer.(AFP/
Beo/R-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya