Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) Erick Thohir menyatakan pihaknya belum membuka kembali pendaftaraan relawan atau volunter. Dia tegaskan, informasi yang menyebar lewat soal adanya rekrutmen dengan iming-iming akan mendapat honor ialah hoaks.
"Pendaftaran relawan tahap pertama sudah digelar September 2017 untuk kebutuhan test event yang akan berlangsung Februari. Para relawan itu akan kembali memberikan dukungan saat Asian Games pada Agustus nanti," ujar Erick dalam keterangan resminya, kemarin.
Belakangan ini menyebar informasi lewat media sosial perihal penerimaan volunter untuk Asian Games 2018. Selain disebutkan syarat-syaratnya, relawan diiming-imingi akan mendapat honor Rp600 ribu per hari.
"Kami meminta masyarakat waspada. Kami menegaskan semua informasi dan pendaftaran bisa dilakukan melalui website resmi Asian Games dengan tautan asiangames2018.id. Semua proses rekrutmen dilakukan departemen sumber daya manusia Inasgoc. Kami tidak menunjuk agen atau koordinator pencari relawan," sambung Erick.
Ia menuturkan, kebutuhan relawan untuk Asian Games di Jakarta dan Palembang, 18 Agustus-2 September mendatang, bisa mencapai 20 ribu orang. Jumlah sebanyak itu untuk melayani 12 ribu atlet dan ofisial dari 45 negara serta sekitar 5 ribu jurnalis.
Menurut Erick, ada banyak pihak yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan kebutuhan volunter yang besar tersebut demi keuntungan pribadi. "Kami tengah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mencari penyebar berita bohong itu.''
Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto yang juga merupakan anggota Inasgoc mengatakan pendaftaran relawan baru untuk Asian Games akan dimulai 18 Januari hingga 5 Maret. "Sebanyak 11 ribu orang di Jakarta dan 2 ribu di Palembang. Untuk beberapa posisi seperti pendamping tamu VIP/VVIP, diminta yang menguasai dua bahasa asing," jelasnya.(Beo/X-8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved