Sukses Juventus Jadi Pil Pahit Sinisa Mihajlovic

Satria Sakti Utama
04/1/2018 19:59
Sukses Juventus Jadi Pil Pahit Sinisa Mihajlovic
(AP)

KEDIGJAYAAN Juventus di perempat final Coppa Italia membuat pelatih Torino Sinisa Mihajlovic terjungkal dari kursinya.

Usai menundukkan rekan satu kotanya 2-0 di Allianz Stadium, Kamis (4/1) dinihari, manajemen Torino pun langsung menandatangangi surat pemecatan Mihajlovic.

Il Toro, julukan Torino, tersingkir setelah gol dari Douglas Costa dan Mario Mandzukic menjadi pembeda di papan skor yang berarti mengakhiri karir Mihajlovic. Hasil ini bukanlah satu-satunya alasan memecat eks pemain Lazio tersebut. Di bawah kendali Mihajlovic, Torino hanya memenangi tiga laga dari 17 pertandingan kompetitif yang dijalani.

Kehilangan penyerang andalan Andrea Belotti karena cedera lutut membuat Torino kehilangan daya serang. Presiden klub Urbano Cairo pun berencana akan memaksimalkan bursa musim dingin pada Januari ini dengan membangun lagi tim. Tentu dengan ide pelatih yang baru. Pelatih baru yang diproyeksikan sejauh ini ialah Walter Mazzari.

Sinyal dipecatnya Mihajlovic terlihat saat ia menolak berbicara ke media usai pertandingan. Asisten pelatih Attilio Lombardo yang menggantikan Mihajlovic pun memilih mengeluarkan pernyataan kekecewaan pada momen tersebut.

Lombardo menilai gol kedua Juventus yang dicetak oleh Mandzukic tidak sah. Pasalnya, sebelum gol tersebut tercipta ada kontak fisik dari Sami Khedira yang menyebabkan Afriyie Acquah terjatuh. Tapi Wasit Daniele Doveri yang telah memanfaatkan teknologi VAR pun tetap mengesahkan gol tersebut.

"Permainan seimbang walaupun kami kecolongan di babak pertama. Namun, ada perubahan tensi di babak kedua yang membunuh permainan. Mihajlovic tidak di sini karena ia cukup frustasi dan menolak membicarakan insiden tersebut," tutur Lombardo.

Torino menelan kekalahan kedua di derby della Mole musim ini. Pada duel pertama, Torino takluk dengan skor telak 4-0 pada akhir September 2017.

Di sisi lain, keberhasilan Si Nyonya Tua lolos ke babak semifinal Coppa Italia merupakan pencapaian keempat secara beruntun. Juventus akan menghadapi Atalanta sebagai penantang selanjutnya. Leg pertama akan di gelar 31 Januari mendatang yang diawali Atalanta sebagai tuan rumah.

Sementara itu, penyerang Atletico Madrid Diego Costa yang baru diresmikan ke publik beberapa hari lalu langsung unjuk gigi di laga comeback-nya. Pemain yang disia-siakan Chelsea sejak awal musim ini, mencetak satu gol saat timnya menang besar dari tim kasta ketiga Lleida Esportiu, Kamis (4/1) dini hari.

Costa mencetak gol ketiga bagi timnya pada menit ke-69. Diego Godin dan Fernando Torres menyumbangkan golnya di medio paruh pertama sebelum laga ditutup dengan gol Antoine Griezmann di menit terakhir pertandingan. Skor 4-0 menjadi hasil akhir pertandingan untuk leg pertama babak 16 besar Copa del Rey tersebut.

"Saya senang dan sekali lagi merasa seperti pesepak bola lagi. Ini penting dan saya senang akan hal itu. Ini debut kedua saya untuk Atletico," tutur Costa. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya