Sukarelawan Asian Games Mulai Dilatih

Nurul Fadillah
10/12/2017 12:57
Sukarelawan Asian Games Mulai Dilatih
(ANTARA/Widodo S Jusuf)

SEBANYAK 55 sukarelawan yang akan membantu Bidang Hubungan Internasional dan Protokol (IRP) mengikuti pelatihan yang digelar oleh Koordinator Hubungan Internasional dan Protokol, Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) di Jakarta akhir pekan lalu.

Para volunter akan ditugaskan sebagai Protocol Assistant (PA) dan National Olympic Committee (NOC) Assistant. Mereka bertugas untuk mendampingi, membantu, dan melayani kebutuhan para delegasi dan tamu VVIP dari Dewan Olimpiade Asia (OCA), NOC dari negara peserta Asian Games 2018, perwakilan International Sports Federation, delegasi peninjau, serta tamu-tamu terundang oleh OCA dan INASGOC.

Koordinator HR & Volunteer, Pusparani Hakim, mengatakan, pelatihan bagi relawan yang akan ditugaskan di Koordinator IRP menjadi angkatan (batch) pertama pelatihan. Secara bertahap, pelatihan-pelatihan volunter yang ditugaskan di setiap koordinator, departemen, dan deputi yang ada di INASGOC akan dilakukan dalam rangka persiapan Test Event Februari 2018.

"Selain harus bangga karena terpilih menjadi tim PA dan NOC Assistant berkat kemampuan yang dimiliki, para volunter harus menyadari bahwa tugas yang akan diemban tidak mudah dalam melayani tamu-tamu VVIP. Selain kepribadian dalam melayani dan mendampingi harus baik, pengetahuan tentang Asian Games sendiri juga harus di atas rata-rata," ujarnya.

Pusparani menambahkan, pelatihan ini sangatlah penting karena mencakup banyak prosedur, serta tata cara khusus yang harus diketahui volunter.

Tugas sebagai tim PA dan NOC Assistant ini harus didukung kedisiplinan tinggi, mental yang prima, kemampuan komunikasi yang baik, dan harus mudah beradaptasi dalam menghadapi setiap tamu atau anggota delegasi yang berbeda-beda karena berasal dari berbagai bangsa.

Koordinator IRP, Indra Kartasasmita menambahkan, bidang IRP juga harus paham segala hal tentang Asian Games.

"Bidang protokol itu bukan hanya sekadar buka pintu mobil, tapi bidang protokol mencakup hal luas mengenai aturan. Dengan usia yang masih muda dan semangat tinggi, saya berharap para volunter akan bisa bekerja melayani dengan baik, dan berperan laksana kamus yang mampu menjelaskan setiap pertanyaan dari duta-duta olahraga yang akan datang di Asian Games 2018," jelas Indra.

Sekretaris Jenderal Inasgoc, Eris Herryanto menyambut positif pelatihan dan pembekalan yang dilakukan para sukarelawan tersebut. Menurut Eris, sukarelawan yang bertugas di Koordinator IRP harus memiliki kemampuan di atas rata-rata dan sikap, serta pengatahuan yang jelas mengenai keprotokolan VVIP di Asian Games. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya