Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Indonesia, Imam Arifin, berhasil meraih kemenangan kedua pada balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) 2017 setelah menjadi yang tercepat pada etape ketujuh dari Lembah Harau Lima Puluh Kota dan finis di Padang Panjang, Sumatra Barat, Jumat (24/11).
Pembalap dari KFC Cycling Team Indonesia ini sebelumnya juga menjadi yang terbaik pada etape keenam yang finis di Pasaman Barat, Kamis (23/11) kemarin. Dan bagi KFC, merupakan adalah kemenangan ketiga di TdS musim ini setelah pembalap lainnya, Jamal Hibatulloh, menjuarai etape keempat.
Kemenangan Imam yang bernomor start 25 ini dinilai cukup dramatis karena hanya menang tipis atas pembalap yang berada di posisi dua yaitu Robert Muller dari Embrace The World Cycling Team. Bahkan, pembalap asal Jerman yang masih memimpin klasemen raja sprint itu sempat mengangkat tangannya sebagai tanda kemenangan.
Namun, Imam yang berada di belakangnya mampu mengambil posisi terdepan di depan masyarakat Padang Panjang yang setia menunggu meski lokasi sempat diguyur hujan cukup deras. Jelas kemenangan ini membawa kebanggaan sendiri bagi pemenang.
"Saya tidak menyangka bisa meraih kemenangan di sini. Rute ini sebenarnya cukup berat buat saya. Namun, kondisi di lintasan berbeda," kata pembalap yang mempunyai nama lengkap Muhammad Imam Arifin itu.
Untuk menempuh jarak 112 km dari Lembah Harau menuju Padang Panjang, Imam membutuhkan catatan waktu 02:56:34. Muller yang kecolongan finis di urutan kedua dan posisi tiga direbut Matej Drinovec dari Team Procyclingstats.com dengan catatan waktu yang sama.
Menurut Imam, hasil yang diraih merupakan hasil kerja kerasnya bersama tim, apalagi dirinya mulai melepaskan diri dengan pembalap lain sejak awal balapan. Imam mengaku ada lima pebalap yang sukses melepaskan diri dan terus bertahan hingga finis.
"Tanjakan sebenarnya cukup panjang. Tapi saya gak tahu kenapa terus menekan. Bersaing dengan lima orang didepan memang menjadi motivasi saya untuk terus berada di depan," kata pembalap murah senyum itu.
Jika Imam merasa senang dengan kemenangan yang diraih, kondisi berbeda dikatakan Muller. Pembalap yang sudah menjuarai dua etape TdS 2017 itu tidak menyangka Imam ternyata mampu mencuri kemenangan yang sudah di depan mata.
"Terus terang saya tidak menyangka jika ada pembalap lain di samping saya," katanya usai lomba.
Meski gagal menjuarai etape ketujuh, Muller tetap harus bangga karena masih mampu mempertahankan posisi sebagai raja sprint (green jersey) hingga etape ketujuh setelah mengumpulkan 72 poin. Sedangkan untuk raja tanjakan (polkadot jersey) tetap dipegang Khalil Khorshid dari Tabriz Shahrdary Team dengan 77 poin.
Sementara untuk pembalap Indonesia terbaik (red white jersey) tetap dipegang oleh Jamal Hibatulloh dari KFC Cycling Team Indonesia dan pemegang pemuncak klasemen (yellow jersey) tetap dihuni Daniel Whitehouse (Inggris) dari CCN Cycling Team Laos. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved