IBL Perberat Hukuman Pelaku Pengaturan Skor

Patrick Pinaria
23/11/2017 20:48
IBL Perberat Hukuman Pelaku Pengaturan Skor
(MI/ADAM DWI)

KOMPETISI Liga Basket Indonesia (IBL) telah dinodai dengan kasus pengaturan skor. Total, ada sembilan pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut.

Kasus pengaturan skor ini sejatinya terjadi pada musim lalu (2016/2017). Namun, kasus tersebut baru terbongkar jelang digulirkannya kompetisi musim ini. Uniknya, kasus tersebut dibongkar oleh salah satu pelaku dalam kasus tersebut.

Direktur Utama IBL, Hasan Gozali, menyayangkan kasus pengaturan skor terjadi dalam kompetisi tersebut. Ia pun memastikan akan menambah sanksi untuk para pelaku.

"Kasus ini sangat disayangkan terjadi, akan tetapi kami akan tegas pada prinsipnya. Kami harapkan dengan keterbukaan ini bisa menghindari kejadian pengaturan skor lainnya," ujar Hasan di Jakarta, Kamis (23/11).

"Hukuman yang sudah kami jatuhkan kepada delapan pemain yang sudah diketahui diharapkan tidak ada lagi kejadian pengaturan skor di masa depan. Seandainya terjadi lagi, hukuman akan kami tambah berat," lanjutnya.

"Karena kami tidak bisa mentolerir. Bukan hanya bermain di IBL, jadi ketika mereka ingin menjadi pelatih apalagi menjadi pemilik klub tentu itu akan kami tolak. Sebab, kejadian ini tidak mencerminkan sikap sportivitas basket," tutur Hasan. (MTVN/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya