Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP asal Inggris, Daniel Whitehouse, sukses mengudeta 'yellow jersey' atau pimpinan klasemen Tour de Singkarak (TdS) 2017 dari Ghader Mizbani meski pembalap CCN Cycling Team itu hanya finis di urutan ketiga etape kelima yang finis di Solok Selatan, Rabu (22/11).
Dari hasil tersebut, pembalap dengan nomor start 115 ini mampu membukukan total catatan waktu 17:17:07. Posisi puncak ini diraih selain karena prestasi di etape terberat kejuaraan yang didukung penuh Kementerian Pariwisata juga karena Ghader Mizbani dari Tabriz Shahrdary Team tidak mampu melanjutkan perlombaan.
Ghader terpaksa harus menyerah di tengah perjalanan karena tidak mampu menahan cedera yang dialami pada etape dua yang finis di Sawahlunto. Juara tiga kali TdS ini mengalami cedera tangan kiri yang cukup parah sehingga membutuhkan penanganan serius.
Mampu mengambil alih yellow jersey membuat Whitehouse lebih bersemangat untuk menghadapi balapan tersisa. Apalagi, selama kejuaraan bergengsi balap sepeda di Sumatra Barat ini didukung oleh tim yang solid yang di antaranya pembalap Indonesia Hary Fitrianto.
"Balapan hari ini cukup berat. Namun, sejak awal kami terus berusaha untuk meraih hasil terbaik. Dan yellow jersey dapat kami raih. Target kami berikutnya adalah mempertahankan posisi ini karena balapan masih panjang," kata Whitehouse seusai lomba etape kelima.
Meski berada di puncak, ia tetap harus waspada karena rekan satu tim Ghader Mizbani terus menguntit di belakangnya. Pesaing terdekatnya ialah Khalil Khorshid yang saat ini hanya berselisih 13 detik dengan pembalap dengan nomor start 115 itu.
Khalil yang saat ini juga sebagai pemegang polkadot jersey atau raja tanjakan TdS ini dipastikan tidak tinggal diam. Apalagi, masih ada empat etape yang harus dihadapi dan satu di antaranya adalah balapan yang finis di daerah ketinggian yaitu etape delapan di Puncak Agam.
Sementara itu, untuk predikat raja sprint (green jersey) hingga saat ini masih dipegang oleh Robert Muller dari Embrace The World Cycling Jerman dengan raihan 49 poin. Namun, pembalap dengan nomor start 122 dibuntuti oleh Whitehouse dengan 44 poin.
Sedangkan untuk posisi pembalap Indonesia tercepat (red white jersey) masih dipegang oleh Jamal Hibatulloh dari KFC Cycling Team dengan total catatan waktu 17:28:30 dan pesaing terdekatnya ialah rekan satu timnya, Agung Ali Sahbana, dengan selisih 4 menit 47 detik.
Meski unggul jauh, Jamal mengaku harus tetap waspada mengingat perlombaan masih panjang. Pembalap asal Sumedang ini mengaku akan terus mempertahankan posisi yang telah disandang sejak etape pertama kejuaraan yang sudah masuk edisi kesembilan ini.
"Butuh kerja keras untuk mempertahankan posisi ini. Jadi untuk etape selanjutnya saya akan terus berusaha meraih hasil terbaik," tutur juara etape keempat TdS 2017 itu.
Setelah menyelesaikan etape kelima, semua pembalap yang finis akan melanjutkan perjuangannya ke etape keenam dari Pariaman menuju Pasaman Barat, Kamis (23/11) besok, dengan jarak tempuh 145,7 kilometer. (Ant/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved