Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYELENGGARA Asian Paragames (Inapgoc) 2018 membutuhkan dana Rp1,6 triliun untuk menggelar hajat bagi para atlet difabel di Asia.
Namun, tampaknya hingga tahun depan anggaran yang disediakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) belum memenuhi kebutuhan anggaran Inapgoc tersebut.
Pada tahun ini, Kemenpora berencana memberikan dana sebesar Rp86 miliar untuk persiapan penyelenggaraan APG. Dana tersebut diambil dari realokasi anggaran Olympic Centre sebesar Rp357 Miliar.
Namun, dana yang direncanakan cair pekan ini tersebut tampaknya akan mundur hingga pekan depan. Hal itu diungkapkan Wakil Sekjen Inapgoc Fery Kono dalam acara media gathering di Jakarta, Rabu (1/11).
"Setelah DPR RI menyetujui anggaran Rp86 Miliar, Kemenpora pun sudah memasukkan proposal ke Ditjen Anggaran pada Kamis (26/10) lalu. Sekarang posisi sudah di tangan mereka, dan mungkin dalam hitungan hari harusnya minggu ini, sudah bisa diturunkan ke Kemenpora sebelum diberikan ke Inapgoc. Namun entah masalah administrasi atau apa, setelah kami konfirmasi ke Kemenpora paling lambat minggu depan akan cair," ujar Fery.
Untuk anggaran Inapgoc sebesar Rp826 miliar juga sudah disediakan pemerintah untuk persiapan penyelenggaraan tahun depan. Namun, dana tersebut belum cukup mengingat kebutuhan Inapgoc untuk menggelar APG 2018 mencapai Rp1,4 triliun plus pajak menjadi Rp1,6 triliun.
Fery pun menambahkan, pihaknya tengah mengusahakan jalan keluar untuk menutupi defisit anggaran yang mencapai Rp700 miliar tersebut.
"Itulah yang sedang kami usulkan ke Kementerian Keuangan untuk bisa dilakukan penambahan, kami akan menunggu kira-kira bagaimana tanggapan pemerintah, dan saat ini Kemenkeu masih menelisik perinciannya. Kira-kira realokasi mana yang bisa diberikan ke Inapgoc. Kami juga berupaya selain minta kementerian lain, misalkan bagaimana Kementerian Komunikasi dan Informasi bisa terlibat dalam pembuatan media center kan itu bisa mengurangi biaya kami," lanjut Fery.
Sementara itu, jika dana sebesar Rp8,6 miliar sudah dicairkan maka Inapgoc harus melakukan penyerapan anggaran hingga akhir tahun ini.
Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari mengatakan, bila nantinya Inapgoc tidak bisa melakukan penyerapan anggaran Rp86 miliar hingga akhir tahun, dia meminta adanya diskresi dari pemerintah.
"Kalau minggu depan cair Rp86 miliar tinggal beberapa minggu (untuk tutup tahun), jadi besar kemungkinan tidak bisa terserap semua. Kalau tidak bisa terserap semua maka harus ada diskresi," ujar Okto. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved