Gulat Tolak Pengurangan Nomor Pertandingan di Asian Games 2018

24/10/2017 20:11
Gulat Tolak Pengurangan Nomor Pertandingan di Asian Games 2018
(ANTARA FOTO/Yusran Uccang)

PERSATUAN Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) menolak permintaan pengurangan nomor pertandingan dalam Asian Games 2018.

"Gulat adalah cabang olahraga Olimpiade. Bagaimana pun kami akan mempertahankan nomor pertandingan dalam Asian Games karena sudah menjadi ketentuan dengan federasi Asia," kata Ketua Umum Pengurus Pusat PGSI Ramidin Saragih, selepas pembukaan kejuaraan uji coba cabang gulat Asian Games di GOR Ciracas Jakarta Timur, Selasa (24/10).

Nomor pertandingan yang akan digelar sesuai kesepakatan dengan federasi gulat Asia adalah menggelar 18 nomor pertandingan.

Ramidin mengatakan, permintaan pengurangan nomor pertandingan gulat itu muncul dalam rapat koordinasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dengan pengurus cabang-cabang olahraga di Jakarta, Senin (23/10).

"Semula kami diminta untuk mengurangi dua nomor pertandingan, dan diberikan kepada cabang olahraga lain yang lebih berpotensi medali bagi Indonesia," tutur Ramidin yang menyebut cabang gulat hanya akan menggelar 16 nomor pertandingan jika ada pengurangan.

Ramidin, seperti dilansir Antara, justru meminta pengurangan nomor pertandingan sebaiknya dari cabang-cabang olahraga non-Olimpiade.

Kejuaraan Gulat Senior Indonesia itu diikuti 221 pegulat putra dan putri dari 19 provinsi di Indonesia, termasuk perwakilan atlet dari Thailand.

Sebelumnya, KONI memproyeksikan pergeseran 12 nomor pertandingan yang dapat memberikan peluang bagi Indonesia meraih emas di Asian Games 2018. Wakil I Ketua Umum KONI Pusat Suwarno mengatakan tinju bersedia melepaskan tiga nomor pertandingan, balap sepeda telah melepas dua nomor disiplin sepeda BMX.

Suwarno mengatakan, keputusan pergeseran nomor pertandingan Asian Games dari total 462 nomor pertandingan harus mendapatkan persetujuan masing-masing federasi internasional cabang olahraga dan Dewan Olimpiade Asia (OCA).

"Namun, OCA berharap nomor-nomor pertandingan pada cabang olahraga atletik dan akuatik tidak diubah," ujar Suwarno. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya