Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTARUNGAN awal Desember mendatang menjadi pentas terakhir petinju asal Puerto Rico Miguel Cotto. Saat itu ia akan menghadapi Ali, petinju Amerika Serikat di Manhattan, AS.
Cotto yang merupakan juara dunia enam kali dari empat kelas yang berbeda, memegang rekor 41-5 (33 KO). Sedangkan Ali masih 25-1 (14 KO). Duel keduanya akan memperebutkan gelar kelas berat ringan WBO yang kini dipegang Cotto.
"Saya sangat senang bisa kembali ke ring untuk pertarungan terakhir saya. Saya telah bekerja keras sepanjang karier saya untuk mencapai level ini. Saya sudah berkoordinasi dengan pelatih Freddie Roach, agar mendapatkan kemenangan besar,” kata Cotto, Sabtu (21/10).
Petinju berusia 36 tahun itu sebelumnya sempat vakum selama 21 bulan sejak November 2015. Kemunculannya kembali ialah ketika menaklukkan petinju Jepang Yoshihiro Kamegai dalam perebutan sabuk WBO.
Cotto sebelumnya sudah meraih gelar juara dunia kelas ringan, ringan super, welter, menengah ringan, dan menengah, sempat mengasingkan diri usai kalah dari petinju asal Meksiko Saul Alvarez.
Sementara Ali, menyatakan dirinya sangat senang bisa bertarung melawan Cotto. Kesempatan itu sangat langka didapat siapa pun, terlebih Cotto adalah petinju yang sangat kuat. “Saya senang bisa melawan legenda. Inilah waktu saya,” ujar Ali. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved