Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PELUANG Marc Marquez untuk menjadi juara dunia MotoGP semakin besar setelah berhasil mendapatkan posisi pole di GP Australia, Sabtu (21/10).
Dalam sesi kualifikasi di Sirkuit Phillip Island, pembalap Repsol Honda itu mencatatkan waktu terbaik 1 menit 28,386 detik.
Itu adalah hasil yang lebih baik dari rival beratnya Andrea Dovizioso, yang justru tidak tampil impresif sehingga membuat dirinya start dari urutan ke-11. Pembalap Ducati ini terjatuh saat latihan bebas terakhir. Sementara urutan kedua di tempati pembalap Yamaha Movistar Maverick Vinales, dan posisi ketiga pembalap Yamaha Tech 3 Johann Zarco.
“Saya sangat senang dengan hasil kualifikasi. Tentu seri-seri terakhir ini sangat penting dan tidak mudah. Terlebih setelah awal-awal latihan bebas di Phillip Island ada beberapa masalah,” kata Marques, juara dunia MotoGP tiga kali itu.
Bagi pembalap berjuluk Baby Alien itu, ia harus terus berada di depan Dovizioso hingga balapan yang akan berlangsung pada Minggu (22/10) berakhir. “Dovizioso akan memulai balapan dari urutan ke-11, tapi tetap harus diwaspadai karena di Sirkuit Motegi (Jepang), dia memulai dari urutan kesembilan tapi bisa jadi juara,” imbuh Marquez.
Dia menambahkan, balapan di Phillip Island juga tidak mudah karena lintasannya sangat panjang (27 putaran), dan membuat ban cepat panas. Karenanya dia harus cepat-cepat menyelesaikan balapan sebelum petang, karena temperatur udara akan jadi dingin dan akan berdampak kepada permukaan ban.
“Saya harus bersabar nantinya. Kami akan melihat kondisi motor dan ban. Yamaha memiliki ban baru yang bisa membuat mereka lebih cepat di lintasan. Sehingga strategi kami hanyalah menentukan ban belakang apa yang akan digunakan. Saya rasa ban kompon soft cocok di depan dan medium di belakang di belakang,” imbuh Marquez.
Meski Marquez menyatakan Yamaha tampil cukup baik di babak kualifikasi, itu tidak berlaku untuk pembalap utamanya, Valentino Rossi. The Doctor harus puas dengan start di urutan ketujuh karena lebih lambat 0,817 detik dari Marquez. Rossi mengaku dirinya tidak terlalu tangguh lagi di atas aspal.
“Kami melakukan banyak modifikasi akibat kondisi cuaca yang tidak menentu. Jadi, sedikit sulit mengendalikan motor yang spesifikasinya terus menerus diganti,” keluh pembalap yang identik dengan nomor 46 itu. (OL-4)
Crash/Beo)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved