Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJUARAAN Dunia Bulu Tangkis Junior 2017 akan memulai kompetisi kategori individu selama sepekan mulai Senin (16/10) besok di Yogyakarta.
Manajer Tim Indonesia, Susi Susanti, optimistis bakal ada gelar juara yang bisa dipersembahkan dari nomor perorangan tersebut. Ia mengaku apa yang sudah diperlihatkan pasukannya dengan manjadi peringkat lima di kategori beregu sudah memuaskan.
"Di perorangan juga bisa tampil maksimal, mengevaluasi apa yang menjadi kekurangan di tim, sehingga bisa melampaui hasil dari tim dan semoga bisa membawa gelar," kata Susi, yang juga menjabat Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Minggu (15/10).
Menurut dia, banyak pemain andalan yang berpotensi mendapat medali emas di nomor individu. Sebut saja, juara Malaysia Junior International Open 2017, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay, dan peraih medali perunggu SEA Games 2017, Gregoria Mariska Tunjung. Kemudian, ada juara ganda campuran Asia Junior Championships 2017, yakni Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
"Saya selalu mengingatkan bahwa perjuangan belum berakhir. Kami harus puas di posisi lima di kategori beregu, tapi untuk perorangan kan belum mulai. Kesempatan masih terbuka dan peluang masih ada. Jadi pergunakanlah peluang itu dengan sebaik-baiknya dan tunjukkan kerja keras maksimal untuk memperoleh prestasi tertinggi," ungkap peraih medali emas tunggal putri Olimpiade 1992 itu.
Sementara itu, juara kategori beregu, yakni tim Tiongkok menyatakan bakal kembali menjadi lawan tangguh bagi Indonesia dan negara lainnya. Wang Wei, kepala pelatih tim junior Tiongkok, mengatakan bakal mempersiapkan lagi para pemainnya dan menyerahkan setiap permainan ke masing-masing atlet.
"Kami masih ingin menikmati kemenangan beregu. Setelah ini kami baru akan fokus lagi menggodok masing-masing atlet," tutup Wang.
Sebelumnya, Tiongkok meraih kesuksesan besar pada pertandingan beregu dengan merebut Piala Suhandinata untuk yang ke-12 kalinya. Tiongkok bahkan menduduki podium utama dalam empat tahun terakhir, sejak 2014. Tiongkok menjadi juara setelah mengalahkan Malaysia 3-1, pada Sabtu (14/10). (BadmintonIndonesia/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved